ࡱ> +-()*'` 4bjbjLULU :.?.?zv;;;8;4<,4>4>Fz>z>z>Y?Y?Y?M hJY?U?Y?Y?Y?z>z>qpqpqpY?#8z>z>qpY?qpqpJ\z>(> uy;b Bf,0JYn&60!Y?Y?qpY?Y?Y?Y?Y?qoY?Y?Y?Y?Y?Y?Y?(:: Putusan Pengadilan Pajak Nomor : PUT-30936/PP/M.VI/19/2011 Jenis Pajak : Banding Tahun Pajak : 2009 Pokok Sengketa: bahwa Surat Pemberitahuan Kekurangan Pembayaran Bea Masuk, Cukai, Denda Administrasi dan Pajak Dalam Rangka Impor (SPKPBM) Nomor: 012321/NOTUL/KPU-TP/BD.02/2009 tanggal 30 Mei 2009 diterbitkan oleh Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, atas PIB nomor: 106843 tanggal 01 Mei 2009 berupa importasi 640 bag Rikemal AS-005 dan Type P(V), negara asal Malaysia dengan total nilai pabean sebesar CIF USD 24,800.00, yang ditetapkan nilai pabeannya oleh Terbanding menjadi sebesar CIF USD 27,200.00 dengan perincian sebagai berikut : Jenis TagihanTagihan Bea Cukai (Rp.)Tagihan Pajak (Rp.)Jumlah Tagihan (Rp.)Bea Masuk Cukai PPN PPnBM PPh Pasal 22 Denda Administrasi650.160 0 - - - 650.160- - 2.665.656 0 666.414 -650.160 - 2.665.656 0 666.414 650.1601.300.3203.332.0704.632.390 bahwa atas diterbitkannya Surat Pemberitahuan Kekurangan Pembayaran Bea Masuk, Cukai, Denda Administrasi dan Pajak Dalam Rangka Impor (SPKPBM) Nomor: 012321/NOTUL/KPU-TP/BD.02/2009 tanggal 30 Mei 2009 tersebut Pemohon Banding mengajukan Surat Keberatan Nomor: 90244/KB/VII/2009 tanggal 14 Juli 2009; bahwa Terbanding dengan Surat Keputusan Nomor: KEP-6398/KPU.01/2009 tanggal 04 September 2009 telah memutuskan menolak permohonan Keberatan Pemohon Banding, sehingga Pemohon Banding mengajukan banding dengan surat Nomor: 90244/BDG/X/2009 tanggal 28 Oktober 2009; bahwa yang menjadi pokok sengketa banding dalam perkara banding ini adalah penetapan nilai pabean atas PIB Nomor: 106843 tanggal 01 Mei 2009 berupa importasi 640 bag Rikemal AS-005 dan Type P(V), negara asal Malaysia dengan total nilai pabean sebesar CIF USD 24,800.00, yang ditetapkan nilai pabeannya oleh Terbanding menjadi sebesar CIF USD 27,200.00, yang tidak setujui oleh Pemohon Banding; bahwa pembahasan mengenai pokok sengketa adalah sebagai berikut : Menurut Terbanding : bahwa penetapan nilai pabean tersebut menurut Terbanding berdasarkan keputusan Terbanding Nomor: KEP-6398/KPU.01/2009 tanggal 04 September 2009 yang menyatakan: bahwa Surat Keberatan Pemohon, yang dilampiri Bukti Penerimaan Jaminan Nomor: 005567/JB/KBR tanggal 16 Juli 2009 dan fotokopi SPKPBM, yang telah diterima Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok tanggal 15 Juli 2009; bahwa Pemohon Banding mengimpor: Jenis barang : 2 jenis barang (Sesuai lampiran PIB); No/Tgl PIB : 106843 / 01 Mei 2009; Jumlah Barang : 640 BG; Negara Asal : Malaysia; Nilai : CIF USD 24,800.00; bahwa berdasarkan SPKPBM, barang tersebut ditetapkan nilai pabeannya menjadi CIF USD 27,200.00; bahwa Pemohon mengajukan keberatan dengan alasan sesuai surat Pemohon nomor: 90244/KB/VII/2009 tanggal 14 Juli 2009; bahwa sebagai tindak lanjut pengajuan keberatan telah dilakukan penelitian terhadap ketentuan dasar penetapan SPKPBM dan data lainnya; bahwa dari hasil penelitian dokumen pendukung nilai transaksi menunjukan ketidaksesuaian data dan belum memadai untuk membuktikan kebenaran bahwa harga yang diberitahukan merupakan harga yang sebenarnya atau yang seharusnya dibayar; bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas disimpulkan harga yang diberitahukan tidak dapat diyakini kebenarannya sebagai nilai transaksi sehingga tidak dapat ditetapkan sebagai nilai pabean (Metode I gugur), nilai pabean selanjutnya ditetapkan berdasarkan Metode II s.d. Metode VI sesuai hirarki penggunaan; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a sampai dengan g, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal tentang Penetapan atas Keberatan Pemohon Banding terhadap Penetapan yang dilakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai dalam SPKPBM Nomor: 012321/NOTUL/KPU-TP/BD.02/2009 tanggal 30 Mei 2009; Menurut Pemohon Banding : bahwa alasan Pemohon Banding mengajukan banding atas penetapan nilai pabean tersebut adalah karena harga yang Pemohon Banding cantumkan sudah sesuai dengan harga Proforma Invoice dari supplier Pemohon Banding dan semua ini didukung oleh dokumen terkait yang dapat Pemohon Banding pertanggungjawabkan kebenarannya; Pendapat Majelis : bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas berkas banding, diperoleh petunjuk Pemohon Banding sesuai dengan PIB Nomor: 106843 tanggal 01 Mei 2009 yang diberitahukan pada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok telah melakukan importasi 640 bag Rikemal AS-005 dan Type P(V), negara asal Malaysia dengan total nilai pabean diberitahukan sebesar CIF USD 24,800.00 dan ditetapkan nilai pabeannya oleh Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok dan dikuatkan dengan Keputusan Terbanding Nomor: KEP-6398/KPU.01/2009 tanggal 04 September 2009 menjadi sebesar CIF USD 27,200.00; bahwa dalam bagian menimbang, huruf g Keputusan Terbanding Nomor: KEP-6398/KPU.01/2009 tanggal 04 September 2009 disebutkan : bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas disimpulkan harga yang diberitahukan tidak dapat diyakini kebenarannya sebagai nilai transaksi sehingga tidak dapat ditetapkan sebagai nilai pabean (Metode I gugur), nilai pabean selanjutnya ditetapkan berdasarkan Metode II s.d. Metode VI sesuai hirarki penggunaan; bahwa Majelis meminta kepada Terbanding untuk menyerahkan Lembar Penelitian dan Penetapan Nilai Pabean (BCF 2.7), dan Print Out Data Base Harga I; bahwa Terbanding hadir dalam persidangan dan menyampaikan Risalah Penetapan Nilai Pabean, Nota Penelitian dan Pendapat, Lembar Penelitian dan Penetapan Nilai Pabean (BCF 2.7) serta Print Out Data Base Harga (DBH) I yang diminta Majelis; bahwa Kuasa Pemohon Banding yang hadir dalam sidang menyatakan bahwa nilai impor yang dilakukan oleh Pemohon Banding telah sesuai dengan PIB yang disampaikan kepada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok; bahwa Pemohon Banding menyerahkan kepada Majelis dokumen sebagai berikut: Fotokopi PIB; Fotokopi Purchase Order Nomor: 90244 tanggal 01 April 2009; Fotokopi Proforma Invoice Nomor: PI-01/002195 tanggal 31 Maret 2009; Fotokopi Commercial Invoice Nomor: RS-1604014 tanggal 22 April 2009; Fotokopi Packing List atas Invoice Nomor: RS-1604014 tanggal 22 April 2009; Fotokopi Bill of Lading Nomor: 247S PGU/JKT-005 tanggal 22 April 2009; Fotokopi Marine Policy Nomor: C.0109.04.0572 tanggal 22 April 2009; Fotokopi Manual Payment Order-Indonesia, ABN Amro Bank N.V. sebesar USD 24,800.00 tanggal 29 April 2009; Fotokopi Statement of Account tanggal 29 April 2009; Fotokopi Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB); Fotokopi Buku Besar; Fotokopi Jurnal; Fotokopi Kartu Stock; Fotokopi Faktur Pajak; Fotokopi Form D; bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas data yang ada di dalam berkas banding diperoleh petunjuk bahwa Kantor Pelayanan Utama Tipe A Tanjung Priok menetapkan nilai pabean yang mengakibatkan terbitnya Surat Pemberitahuan Kekurangan Pembayaran Bea Masuk, Cukai, Denda Administrasi dan Pajak Dalam Rangka Impor (SPKPBM) Nomor: 012321/NOTUL/KPU-TP/BD.02/2009 tanggal 30 Mei 2009 sebesar Rp.4.632.390,00; bahwa dalam Keputusan Terbanding Nomor: KEP-6398/KPU.01/2009 tanggal 04 September 2009, Terbanding telah menolak permohonan keberatan Pemohon Banding yang diajukan dengan Surat Keberatan Nomor: 90244/KB/VII/2009 tanggal 14 Juli 2009; Penetapan Nilai Pabean oleh Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok bahwa dari hasil pemeriksaan Majelis atas data yang ada di dalam berkas banding diperoleh petunjuk bahwa penetapan nilai pabean yang dilakukan oleh Pejabat Pemeriksa Dokumen pada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok adalah berdasarkan Pasal 16 ayat (2) Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 yang menyatakan bahwa: Pejabat bea dan cukai dapat menetapkan nilai pabean barang impor untuk penghitungan bea masuk sebelum penyerahan pemberitahuan pabean atau dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal pemberitahuan pabean ; bahwa Pejabat Bea dan Cukai yang menetapkan nilai pabean atas PIB nomor: 106843 tanggal 01 Mei 2009 berdasarkan lampiran II huruf F Peraturan Terbanding Nomor: P-42/BC/2008 tanggal 31 Desember 2008 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengeluaran Barang Impor Untuk Dipakai, yang telah diubah terakhir dengan Peraturan Terbanding Nomor: P-08/BC/2009 tanggal 30 Maret 2009 adalah Pejabat Pemeriksa Dokumen pada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok;; bahwa penetapan nilai pabean yang dimaksud adalah penetapan berdasarkan Pasal 16 ayat (2) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 yang ketentuan pelaksanaannya diatur dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 690/KMK.05/1996 tanggal 08 Nopember 1996 tentang Nilai Pabean Untuk Penghitungan Bea Masuk dan petunjuk pelaksanaan diatur dengan Keputusan Terbanding Nomor: KEP-81/BC/1999 tanggal 31 Desember 1999 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Nilai Pabean untuk penghitungan Bea Masuk yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Terbanding Nomor: P-01/BC/2007 tanggal 17 Januari 2007; bahwa Pasal 15 ayat (1) Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 dengan tentang Kepabeanan yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 menyatakan: Nilai pabean untuk perhitungan bea masuk adalah nilai transaksi dari barang yang bersangkutan ; bahwa berdasarkan Pasal 4 Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 690/KMK.05/1996 tanggal 08 Desember 1996 tentang Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea Masuk menyatakan: Nilai transaksi tidak dapat digunakan sebagai nilai pabean dalam hal : Terdapat persyaratan atau pertimbangan yang diberlakukan terhadap jual beli atau harga barang impor yang mempengaruhi harga barang yang bersangkutan Terdapat bagian dari hasil/pendapatan yang diperoleh importir atas penjualan, pemanfaatan atau pemakaian barang impor, kemudian disampaikan secara langsung atau tidak langsung kepada eksportir yang tidak ditambahkan pada harga sebenarnya atau yang seharusnya dibayar Terdapat hubungan antara importir dan eksportir yang mempengaruhi harga dan/atau Terdapat pembatasan atas pemanfaatan atau pemakaian barang impor, selain pembatasan yang : diberlakukan/diharuskan oleh Undang-undang atau pihak-pihak yang berwenang di daerah pabean; membatasi wilayah geografis untuk penjualan kembali barang tersebut dan/atau; tidak mempengaruhi nilai pabean secara substansial ; bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas Keputusan Terbanding Nomor: KEP-6398/KPU.01/2009 tanggal 04 September 2009 tidak dapat diketahui alasan yang digunakan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok bahwa Metode I atau nilai transaksi tidak dapat digunakan sebagai nilai pabean sehingga tidak dapat diketahui kesesuaian alasan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok dengan kriteria Pasal 4 Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 690/KMK.05/1996 tanggal 08 Desember 1996 tentang Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea Masuk tersebut; bahwa Keputusan Menteri Keuangan yang bersangkutan adalah pelaksanaan dari Pasal 16 ayat (2) Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006; bahwa Pasal 20 ayat (1) Keputusan Terbanding Nomor: KEP-81/BC/1999 tanggal 31 Desember 1999 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea Masuk yang telah beberapa kali dirubah terakhir dengan Peraturan Terbanding Nomor: P-01/BC/2007 tanggal 17 Januari 2007 yang merupakan peraturan pelaksanaan Keputusan Menteri Keuangan Nomor : 690/KMK.05/1996 tanggal 08 Desember 1996 tentang Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea Masuk dan Pasal 16 ayat (2) Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 menyatakan: Dalam rangka menetapkan nilai pabean, Pejabat Bea dan Cukai melakukan penelitian terhadap pemberitahuan nilai pabean yang tertera pada dokumen PIB dan semua dokumen yang menjadi lampirannya; bahwa selanjutnya Pasal 20 ayat (2) huruf a Keputusan Terbanding ini menyatakan: Penelitian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi : a. Penelitian Kewajaran pemberitahuan nilai pabean yang tertera pada PIB; bahwa BCF.2.7 adalah dokumen penetapan nilai pabean yang wajib dibuat oleh Pejabat Pemeriksa Dokumen Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok berdasarkan Pasal 25 ayat (1) Keputusan Terbanding Nomor: KEP-81/BC/1999 tanggal 31 Desember 1999 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Nilai Pabean untuk perhitungan Bea Masuk yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Terbanding Nomor: P-01/BC/2007 tanggal 17 Januari 2007 tersebut yang menyatakan : Hasil pengujian kewajaran pemberitahuan nilai pabean, penelitian dan penetapan nilai pabean yang dilakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai wajib dituangkan dalam Lembar Penelitian dan Penetapan Nilai Pabean (BCF 2.7) sebagaimana diatur dalam Lampiran V Peraturan Direktur Jenderal ini; bahwa BCF 2.7 adalah merupakan dokumen penetapan nilai pabean oleh Pejabat Pemeriksa Dokumen Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok seperti dimaksud pada Pasal 16 ayat (2) Undang-undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006; bahwa dalam BCF 2.7. yang dibuat Pejabat Fungsional Pemeriksa Dokumen Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok atas PIB Nomor : 106843 tanggal 01 Mei 2009 atas nama Pemohon Banding, pada butir 12 dinyatakan bahwa : 12. Nilai pabean ditetapkan sebesar : CIF USD 1,700.00/TNE a. Metode yang digunakan : Metode II b. Sumber data : - PIB Nomor : 67237 tanggal 20 Maret 2009 a.n. Pemohon Banding BL No.PGUJKT005E900174 tanggal 10-03-2009 yang mengimpor barang identik RIKEMAL AS-005 dari RIKEVITA Singapura dengan harga CIF USD 1,700/TNE; - PIB Nomor : 67230 tanggal 20 Maret 2009 a.n. Pemohon Banding BL No.PGUJKT005E900169 tanggal 10-03-2009 yang mengimpor barang identik TYPE P(V) dari RIKEVITA Singapura dengan harga CIF USD 1,700/TNE; c. Keterangan : 1. Dikenakan tambah bayar dengan harga pemberitahuan barang serupa pada PIB importasi lain ditetapkan sebagai nilai pabean sebesar CIF USD 1,700/TNE; 2. Telah diterbitkan SPKPBM Nomor: 1231/NOTUL/KPU-TP/BD.02/ 2009 tanggal 30-05-2009 sebesar total Rp.4.632.390,00; Pejabat Fungsional Pemeriksa Dokumen bahwa Terbanding menyerahkan kepada Majelis fotokopi PIB Pembanding yang disebut dalam BCF 2.7 tersebut; bahwa dalam BCF 2.7 yang dibuat oleh PFPD Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok atas PIB 106843 tanggal 01 Mei 2009 disebutkan Terbanding memakai Metode II dalam penetapan nilai pabean dengan menggunakan PIB Pembanding yaitu PIB Nomor: 067237 tanggal 20 Maret 2009 atas nama Pemohon Banding dan PIB Nomor: 067230 tanggal 20 Maret 2009 atas nama Pemohon Banding; bahwa dengan pemakaian PIB Pembanding tersebut ternyata Terbanding memakai barang identik sebagai pembanding; bahwa dengan Metode II berarti PFPD KPU Tanjung Priok memakai pembanding harga transaksi barang identik. Pengertian barang identik menurut penjelasan Pasal 15 ayat (2) Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 adalah : Dua barang dianggap identik apabila keduanya sama dalam segala hal, setidak-tidaknya karakter fisik, kualitas, dan reputasinya sama, serta : a. diproduksi oleh produsen yang sama di negara yang sama; atau b. diproduksi oleh produsen lain di negara yang sama; bahwa ketentuan tentang penetapan nilai pabean dengan Metode II yaitu Nilai Pabean berdasarkan Nilai Transaksi Barang Identik diatur dalam Pasal 9 Keputusan Terbanding Nomor: KEP-81/BC/1999 tanggal 31 Desember 1999 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Nilai Pabean untuk penghitungan Bea Masuk yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Terbanding Nomor: P-01/BC/2007 tanggal 17 Januari 2007, yang menyatakan: (1) Apabila nilai pabean tidak dapat ditetapkan berdasarkan nilai transaksi barang impor yang bersangkutan, nilai pabean ditetapkan berdasarkan nilai transaksi barang identik. (2) Nilai transaksi barang identik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat digunakan untuk dasar penetapan nilai pabean menggunakan Metode II sepanjang memenuhi persyaratan : a. berasal dari Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang nilai pabeannya telah ditetapkan berdasarkan nilai transaksi oleh Kantor Pelayanan Bea dan Cukai; b. tanggal Bill of Lading (B/L) atau Airway Bill (AWB)-nya sama atau dalam waktu tiga puluh hari sebelum atau sesudah tanggal B/L atau AWB barang impor yang sedang ditetapkan nilai pabeannya; c. tingkat perdagangan dan jumlah barangnya sama dengan tingkat perdagangan dan jumlah barang, barang impor yang sedang ditetapkan nilai pabeannya. (3) Apabila terdapat lebih dari satu nilai transaksi barang identik, maka untuk menetapkan nilai pabean digunakan nilai transaksi barang identik yang paling rendah. bahwa berdasarkan PIB Pembanding tersebut diketahui PIB Nomor: 067237 tanggal 20 Maret 2009 dan PIB Nomor: 067230 tanggal 20 Maret 2009 dengan nama Importir Pemohon Banding, negara asal barang: Malaysia dan Supplier: Rikevita (Singapore) Pte., Ltd.; bahwa PIB Pembanding tersebut adalah untuk transaksi barang identik atau Metode II dengan data pembanding yaitu PIB Nomor: 067237 tanggal 20 Maret 2009 dengan Bill of Lading Nomor: PGUJKT005E900174 tanggal 10 Maret 2009 dan PIB Nomor: 067230 tanggal 20 Maret 2009 dengan Bill of Lading Nomor: PGUJKT005E900169 tanggal 10 Maret 2009, sedangkan PIB yang menjadi sengketa adalah PIB Nomor: 106843 tanggal 01 Mei 2009 dengan Bill of Lading Nomor: 247S PGU/JKT-005 tanggal 22 April 2009, sehingga data pembanding yang dipakai PFPD Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok melampaui jangka waktu 30 hari; bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut maka dapat dibuktikan penggunaan Metode I s.d VI dalam penetapan nilai pabean tidak sesuai dengan Keputusan Terbanding Nomor: KEP-81/BC/1999 tanggal 31 Desember 1999 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Nilai Pabean untuk penghitungan Bea Masuk yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Terbanding Nomor: P-01/BC/2007 tanggal 17 Januari 2007; bahwa berdasarkan ketentuan di atas, Majelis berpendapat bahwa penetapan Nilai Pabean yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok tidak sesuai dengan Keputusan Terbanding Nomor : KEP-81/BC/1999 tanggal 31 Desember 1999 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea Masuk yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Terbanding Nomor : P-01/BC/2007 tanggal 17 Januari 2007; Keputusan atas Nilai Pabean oleh Terbanding bahwa Pemohon Banding telah mengajukan Surat Keberatan Nomor: 90244/KB/VII/2009 tanggal 14 Juli 2009 kepada Terbanding untuk memenuhi ketentuan pengajuan keberatan sesuai dengan Pasal 93 ayat (1) Undang-undang Nomor: 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 dan Peraturan Pelaksanaannya yaitu Keputusan Terbanding Nomor: KEP-64/BC/1999 tanggal 11 Oktober 1999 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengajuan, Penerusan dan Penyelesaian Keberatan Kepabeanan dan Cukai; bahwa Keputusan Terbanding Nomor: KEP-64/BC/1999 tanggal 11 Oktober 1999 adalah Keputusan Terbanding tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengajuan, Penerusan, dan Penyelesaian Keberatan Kepabeanan dan Cukai ternyata tidak mengatur tentang sah atau gugurnya penggunaan suatu metode dalam penetapan nilai pabean; bahwa dalam Pasal 3 ayat 6 (a) dan (b) dari Keputusan Terbanding Nomor : KEP-64/C/1999 dinyatakan sebagai berikut : (6) Bukti-bukti yang dapat digunakan dalam mendukung pengajuan keberatan adalah: dalam hal keberatan yang menyangkut penetapan tarif, antara lain: Certificate of Analysis, Material Safety Data Sheet, Product Information, Brosur atau Catalog, Foto dan/atau contoh barang, Data teknis lainnya yang dapat digunakan untuk mendukung pendapat pihak yang mengajukan keberatan; dalam hal keberatan yang menyangkut penetapan nilai pabean, antara lain: Purchase Order, Sales Contract, Letter of Credit, Freight Manifest, Polis Asuransi, Term of Payment, Foto dan/atau contoh barang, Bukti korespondensi dengan pihak Bank : Payment Order, Nota Debit, dan Transfer Payment., Data teknis dan/atau bukti lainnya yang dapat digunakan untuk mendukung pendapat pihak yang mengajukan keberatan; bahwa Pasal 3 ayat (6) b. dari KEP-64/BC/1999 mengatur tentang bukti-bukti yang dapat digunakan dalam mendukung pengajuan keberatan yang menyangkut penetapan nilai pabean, antara lain adalah butir 1 sampai dengan butir 9 tersebut di atas; bahwa dalam bagian menimbang, huruf e, f dan g Keputusan Terbanding Nomor: KEP-6398/KPU.01/2009 tanggal 04 September 2009 menyatakan: huruf e. bahwa sebagai tindak lanjut pengajuan keberatan telah dilakukan penelitian terhadap ketentuan dasar penetapan SPKPBM dan data lainnya; huruf f. bahwa dari hasil penelitian dokumen pendukung nilai transaksi menunjukan ketidaksesuaian data dan belum memadai untuk membuktikan kebenaran bahwa harga yang diberitahukan merupakan harga yang sebenarnya atau yang seharusnya dibayar; huruf g. bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas disimpulkan harga yang diberitahukan tidak dapat diyakini kebenarannya sebagai nilai transaksi sehingga tidak dapat ditetapkan sebagai nilai pabean (Metode I gugur), nilai pabean selanjutnya ditetapkan berdasarkan Metode II s.d. Metode VI sesuai hirarki penggunaan; bahwa berdasarkan hal tersebut, tidak diketahui dengan jelas bukti-bukti mengenai ketentuan nilai transaksi, dasar penetapan SPKPBM dan data pendukung lainnya, yang tidak dipenuhi oleh Pemohon Banding yang menjadikan Metode I Gugur; bahwa berdasarkan Pasal 4 Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 690/KMK.05/1996 tanggal 08 Desember 1996 tentang Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea Masuk menyatakan: Nilai transaksi tidak dapat digunakan sebagai nilai pabean dalam hal : Terdapat persyaratan atau pertimbangan yang diberlakukan terhadap jual beli atau harga barang impor yang mempengaruhi harga barang yang bersangkutan Terdapat bagian dari hasil/pendapatan yang diperoleh importir atas penjualan, pemanfaatan atau pemakaian barang impor, kemudian disampaikan secara langsung atau tidak langsung kepada eksportir yang tidak ditambahkan pada harga sebenarnya atau yang seharusnya dibayar Terdapat hubungan antara importir dan eksportir yang mempengaruhi harga dan/atau Terdapat pembatasan atas pemanfaatan atau pemakaian barang impor, selain pembatasan yang : diberlakukan/diharuskan oleh Undang-undang atau pihak-pihak yang berwenang di daerah pabean; membatasi wilayah geografis untuk penjualan kembali barang tersebut dan/atau; tidak mempengaruhi nilai pabean secara substansial; bahwa dengan demikian Majelis berkesimpulan alasan Terbanding dalam bagian menimbang huruf e, f dan g, Keputusan Terbanding Nomor: KEP-6398/ KPU.01/2009 tanggal 04 September 2009 yang menyatakan nilai pabean tidak dapat ditetapkan sebagai nilai transaksi (metode I gugur) dan nilai pabean ditetapkan berdasarkan metode II s.d. VI secara hierarki tidak dapat dijadikan sebagai dasar menggugurkan penggunaan Metode I dalam penetapan nilai pabean; bahwa dengan demikian Majelis berkesimpulan tidak dapat meyakini kebenaran penetapan nilai pabean yang dibuat oleh Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, yang dikuatkan oleh Terbanding dalam Keputusan Terbanding Nomor: KEP-6398/KPU.01/2009 tanggal 04 September 2009; Pemeriksaan Bukti Harga Transaksi Milik Pemohon Banding bahwa selanjutnya Majelis di dalam persidangan memeriksa bukti asli dan fotokopi yang disampaikan oleh Pemohon Banding; bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas Purchase Order Nomor: 90244 tanggal 01 April 2009 diperoleh petunjuk bahwa Pemohon Banding memesan barang kepada Rikevita (Singapore) Pte., Ltd., berupa : 10.000 kgs Rikemal AS-005 @ US$ 1.55/kg 6.000 kgs Type P(V) @ US$ 1.55/kg bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas Proforma Invoice Nomor: PI-01/002195 tanggal 31 Maret 2009 yang diterbitkan oleh Rikevita (Singapore) Pte., Ltd., yang beralamat di No.41 Science Park Road, #02-01, The Gemini, Singapore Science Park II, Singapore 117610, diperoleh petunjuk bahwa Rikevita (Singapore) Pte., Ltd., membebankan kepada Pemohon Banding untuk importasi: Quantity Description PackageUnit PriceAmount (US$)10,000 kgsRikemal AS-005(25 kgs x 400 bags)1.55015.500 6,000 kgsType P(V)(25 kgs x 240 bags)1.5509.30024.800negara asal Malaysia, dengan total harga transaksi sebesar CIF USD 24,800.00; bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas Commercial Invoice Nomor: RS-1604014 tanggal 22 April 2009 yang diterbitkan oleh Rikevita (Singapore) Pte., Ltd., yang beralamat di No.41 Science Park Road, #02-01, The Gemini, Singapore Science Park II, Singapore 117610, diperoleh petunjuk bahwa Rikevita (Singapore) Pte., Ltd., membebankan kepada Pemohon Banding untuk importasi : Quantity Description Unit PriceAmount (US$)10,000 kgsRikemal AS-005 (25 kgs x 400 bags)1.55015.500 6,000 kgsType P(V) (25 kgs x 240 bags)1.5509.30016,000 kgs24.800negara asal Malaysia, dengan total harga transaksi sebesar CIF USD 24,800.00; bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas Packing List atas Invoice Nomor: RS-1604014 tanggal 22 April 2009 yang diterbitkan oleh Rikevita (Singapore) Pte., Ltd., yang beralamat di No.41 Science Park Road, #02-01, The Gemini, Singapore Science Park II, Singapore 117610, diperoleh petunjuk bahwa Rikevita (Singapore) Pte., Ltd., mengirimkan kepada Pemohon Banding untuk importasi 640 bag Rikemal AS-005 dan Type P(V), negara asal Malaysia, terdiri dari : Case No.Description PackageNett Weight Gross Weight 1 - 400Rikemal AS-005(25 kgs x 400 bags)10,000 kgs16,364.80 kgsLot No. J041821 128 bag Lot No. J042022 272 bag1 - 240Type P(V)(25 kgs x 240 bags)6,000 kgsLot No. J010241 128 bag Lot No. J010242 102 bag Lot No. J011022 7 bag bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas Bill of Lading Nomor: 247S PGU/JKT-005 tanggal 22 April 2009 yang diterbitkan oleh PACC Container Line Pte., Ltd. diketahui pengirim barang yaitu Rikevita (Malaysia) Sdn. Bhd., kepada Pemohon Banding diperoleh petunjuk bahwa barang yang diimpor adalah 640 bag Rikemal AS-005 dan Type P(V), melalui pelabuhan muat Pasir Gudang Port, Malaysia, dengan tujuan pelabuhan bongkar Tanjung Priok, Jakarta, Indonesia dengan kapal PAC Aquarius dengan Voyage Number 247S, dengan gross weight 16,364.80 kgs; bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas Marine Policy Nomor: C.0109.04.0572 tanggal 22 April 2009 yang diterbitkan oleh Panin Insurance (perusahaan asuransi dalam negeri) diperoleh petunjuk bahwa Pemohon Banding mengasuransikan pengiriman importasi barang berupa 10,000 kgs Rikemal AS-005 dan 6,000 kgs Type P(V), negara asal Malaysia dengan kapal PAC Aquarius dengan Voyage Number 247S, ditujukan kepada Pemohon Banding dengan alamat Jakarta, Indonesia dengan pelabuhan muat Pasir Gudang Port, Malaysia, dengan tujuan pelabuhan bongkar Tanjung Priok, Jakarta, Indonesia; bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas Manual Payment Order-Indonesia, ABN Amro Bank N.V. sebesar USD 24,800.00 tanggal 29 April 2009 diketahui bahwa Pemohon Banding telah melakukan pembayaran kepada Rikevita (Singapore) Pte., Ltd. sebesar USD 24,800.00 melalui The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ, LTD; bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas Statement of Account dari ABN Amro Bank N.V. JAkarta Main Branch, tanggal 29 April 2009 atas nama Pemohon Banding diketahui bahwa Pemohon Banding pada tanggal 29 April 2009 telah melakukan pembayaran kepada Rikevita (Singapore) Pte., Ltd. sebesar USD 24,800.00; bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas Jurnal Bank tanggal 29 April 2009 diketahui bahwa Pemohon Banding telah melakukan pengeluaran uang dengan uraian : TTOA (90244) USD 24,800 @ 11.000 = Rp.272.800.000,00 Ongkos Kawat TTOA (90244) USD 10 @ 11.000 = Rp. 110.000,00 bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas General Ledger Pemohon Banding diketahui bahwa Pemohon Banding pada tanggal 29 April 2009 telah mengirimkan uang kepada Rikevita (Singapore) Pte., Ltd. sebesar USD 24,800.00 atau setara Rp.272.800.000,00; bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis Jurnal Pembelian Impor dan Kartu Stock Pemohon Banding diketahui bahwa Pemohon Banding pada tanggal 5 Mei 2009 telah mencatat importasi 640 bag Rikemal AS-005 dan Type P(V), negara asal Malaysia dari Rikevita (Singapore) Pte., Ltd.; bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas Pemberitahuan Impor Barang (PIB) Nomor: 106843 tanggal 1 Mei 2009 Pemohon Banding telah melakukan importasi 640 bag Rikemal AS-005 dan Type P(V), negara asal Malaysia, dengan total nilai pabean CIF USD 24,800.00 diperoleh petunjuk bahwa Pemohon Banding memberitahukan sama dibandingkan dengan dokumen pendukung transaksi dan pembayaran; bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis atas bukti-bukti yang diserahkan Pemohon Banding tersebut Majelis berkesimpulan bahwa terdapat cukup bukti bagi Majelis bahwa data yang dilaporkan Pemohon Banding dalam Pemberitahuan Impor Barang (PIB) Nomor: 106843 tanggal 01 Mei 2009 berupa importasi 640 bag Rikemal AS-005 dan Type P(V), negara asal Malaysia dengan total nilai pabean sebesar CIF USD 24,800.00 telah benar; bahwa oleh karenanya Majelis berpendapat bahwa penetapan nilai pabean oleh Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok yang dikuatkan Keputusan Terbanding Nomor: KEP-6398/KPU.01/2009 tanggal 04 September 2009 dengan penetapan nilai pabean sebesar CIF USD 27,200.00 tidak dapat dipertahankan; bahwa atas hasil pemeriksaan dalam persidangan, Majelis berkesimpulan untuk mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding, sehingga nilai pabean atas importasi 640 bag Rikemal AS-005 dan Type P(V), negara asal Malaysia ditetapkan sesuai dengan Pemberitahuan Impor Barang (PIB) Nomor: 106843 tanggal 01 Mei 2009 dengan nilai pabean sebesar CIF USD 24,800.00; Memperhatikan : Surat Banding Pemohon Banding, pemeriksaan dan pembuktian di dalam persidangan serta kesimpulan tersebut di atas; Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak; 2. Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006; 3. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2000; 4. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2000; Memutuskan : Mengabulkan seluruhnya permohonan banding Pemohon Banding terhadap Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-6398/KPU.01/2009 tanggal 04 September 2009 tentang Penetapan atas Keberatan terhadap Surat Pemberitahuan Kekurangan Pembayaran Bea Masuk, Cukai, Denda Administrasi dan Pajak Dalam Rangka Impor (SPKPBM) Nomor: 012321/NOTUL/KPU-TP/BD.02/2009 tanggal 30 Mei 2009, sehingga nilai pabean atas PIB Nomor: 106843 tanggal 01 Mei 2009 berupa importasi 640 bag Rikemal AS-005 dan Type P(V), negara asal Malaysia ditetapkan sesuai dengan Pemberitahuan Impor Barang (PIB) Nomor: 106843 tanggal 01 Mei 2009 dengan nilai pabean sebesar CIF USD 24,800.00.     PAGE  PAGE 10 Halaman ke  PAGE 10 dari  NUMPAGES 10 Nomor Put-30936/PP/M.VI/19/2011 $*458:;<QXkop~ ¹vk`UIUC h'dwaJhh'dw6CJaJhh'dwCJaJhhvCJaJhhhPCJaJhh"U5CJaJhhCJaJmH!sH!hhYeoCJaJmH!sH!hhYeo5CJaJmH!sH!h5mH!sH!hhP5mH!sH!hxh-5mH!sH!hxhn5hxhX5mH!sH!hxhe"5hxhhP5mH!sH!hx5mH!sH!;<Yp $$&`#$/Ifa$gdM Tx^`gd'  TxgdYeo  Txgdx 13 / 7 ? G K U W _ a i k u w   ( + noqwǸǸǸǸǸǸǭuhhhPCJaJhh1mCJaJhhqeCJaJhh?6CJaJhh?CJaJhh'dwCJaJhh'CJaJmH sH hh'CJaJhlCJaJ hlaJ h'dwaJhlhlCJaJmH sH hlhlCJaJ+    / R@@@@@@$&`#$/IfgdMkd$$Ifl\| _ t 6`0644 laytzL/ 7 9 ; = ? G I K U W _ a i k u w  $$&`#$/Ifa$gdM P>))$$&`#$/Ifa$gdM$&`#$/IfgdMkd$$Ifl\| _ t 6`0644 laytzL ;# Tx^`gd'kd$$Iflk\| _ t 6`0644 laytzL$$&`#$/Ifa$gdM ojx$ @dx^`a$gdmv Tx^`gdqe Tx^`gdqe Tx^`gd'$ ^a$gd' Tx^`gd' wjZis4CϿ}m]]]QFhhU"CJaJhh )6CJaJhh?6CJaJmH sH hh?6CJaJmHsHhhAv6CJaJmHsHhh?6CJaJhh?CJaJhh CJaJhh'5CJaJmH!sH!hhj55CJaJmH!sH!hhC5CJaJmH!sH!hhhPCJaJhh,uCJaJhh'CJaJjTuyu^ Tx^`gd$$ & F ppd<^pa$gd?$ p^pa$gdmv$ & F ppd<^pa$gdmv$ & F pd<^pa$gdmv-/001ɷyncXXI:hhAB*CJaJphhhUB*CJaJphhhUCJaJhhf`CJaJhhu}CJaJhhbCJaJhhh-CJaJhhCJaJhhACJaJ#hht5@CJaJmH!sH!#hhX5@CJaJmH!sH!hhxCJaJhh?CJaJhht5CJaJmH!sH!hh2V5CJaJmH!sH!0E; Y $ & F p@a$gd $ & F p@<a$gd $x^a$gdNT $x^a$gdA$ x^a$gdA  Tpxgdt px^`gdmv1UVWck;<=AEQZfk{|CEθ΢Η΁vkv΁_hhb6CJaJhhbCJaJhh CJaJhh"CJaJhhUCJaJhh CJaJhhxFCJaJhh`CJaJhhf`CJaJhh/_CJaJhhACJaJhhAB*CJaJphhh =CJaJhh =6CJaJ#EP#$,49;DM\hqy~vgvgXI:hh fCJaJmHsHhh6 CJaJmHsHhh[CJaJmHsHhhxCJaJmHsHhh3"CJaJmHsHhhA?+CJaJmH sH hh:YCJaJmH sH hhxCJaJmH sH hh3"CJaJmH sH hhNTCJaJhhiOB*CJaJphhh**B*CJaJphhh**CJaJhhV CJaJ~ 0 @ I S V W Y b p x ⵦӗyyyjy[yhhr##CJaJmH sH hh}CJaJmH sH hhxeCJaJmH sH hhhhCJaJmH sH hh7CJaJmH sH hhRCJaJmH sH hh3"CJaJmH sH hhWTCJaJmH sH hh6 CJaJmH sH hhxCJaJmH sH hh3"CJaJmHsH! !!!!!!!%!&!6!7!:!;!=!!#### #,#>#G#M#R#Z#ĵӵĵĵӛ}rgXIhhUCJaJmH sH hh-u.CJaJmH sH hhHvCJaJhhyCJaJhhnxaCJaJmH sH hhnxaB*CJaJphhhnxaCJaJhh3"CJaJmH sH hhr##CJaJmH sH hhruCJaJmH sH hh7CJaJmH sH hhxeCJaJmH sH hh`CJaJmH sH  !=!s!!!!!!l#W$$K&!'$ b@b^b`a$gd$ x^a$gdPYG$ & F @(^(`a$gd  p@d^gdnxa$ & F p@a$gd7$ & F p@a$gd Z#[#^#g#j#l#########-$/$4$ȷsbQB1 hhX:Q@CJaJmH sH hhnxaB*CJaJph hhxF@CJaJmH sH  hh"@CJaJmH sH  hh-u.@CJaJmH sH  hhnxa@CJaJmH sH  hhU@CJaJmH sH  hh`@CJaJmH sH  hh @CJaJmH sH hhnxaCJaJhh-u.CJaJmH sH hhaCJaJmH sH hhnxaCJaJmH sH 4$5$@$I$P$U$W$$%%L&'_'c'd'e'i'j'p'y'''''޼xmmbWLAhhf`CJaJhhu}CJaJhhbCJaJhhh-CJaJhh-CJaJhhFmCJaJhhPYG6CJaJhhM$CJaJhhPYGCJaJhhnxa5CJaJhhnxaCJaJ hh 'a@CJaJmH sH  hhnxa@CJaJmH sH  hhX:Q@CJaJmH sH  hh\%@CJaJmH sH '''()8)=)>)**P+o+}++++4,,,,,,---7-:-0000000 11 1%122n333ٷﬡujhh\lCJaJhhxFCJaJhh"CJaJhhUCJaJhh`CJaJhh CJaJhhxCJaJhh}5CJaJhh@RCJaJhhPYG6CJaJhh$vCJaJhhabCJaJhhPYGCJaJ hPYGCJ)!'(+3,,9--.!/r//-0{002}$ x^a$gdPYG$ & F pd^p`a$gd  & F pd^p`gd $ & F hd^`a$gd $^a$gd $x^a$gdPYG333334465755 6666!7778089:::;;;_<e<n<t<u<<ɱɔɱ}rgr\Qrhh$VdCJaJhhbCJaJhhh-CJaJhhbM+CJaJhhV CJaJhhV6CJaJhh:CJaJ#hhBm6CJOJQJ^JaJhhBm6CJaJhh}56CJaJhhBmCJaJhh@RCJaJhh\lCJaJhhPYGCJaJhh}5CJaJ2366 7Z779:;<ta$ x^a$gdbM+$ @L7$8$H$^`La$gd$ x^a$gdBm$ 7$8$H$^a$gdBm$ ^a$gd $x^a$gdBm $^a$gd $x^a$gd}5$ x^a$gd=& <<<<<<<<<<<==(=)=+=7===F=I=J=O=S=Y=h=o=========*>9>ƺƮޢ~rf޺rZhh#6CJaJhhx6CJaJhhc6CJaJhhu6CJaJhhNS6CJaJhh9!W6CJaJhh]M6CJaJhh96CJaJhh<6CJaJhh6CJaJhh f6CJaJhhbM+6CJaJhhbM+CJaJhhUCJaJ#<<=)==>>l???@@p@A$ @ x^a$gd5e $4^4a$gdp$   ^ `a$gdc$   ^ `a$gd f$ $ 4@4^4`a$gd f$ $ 4@4(^4`a$gd< 9>>>>>k?l?????@@<@K@p@@@@@@PA^AdApAqAvAAAA÷|qf[P[[hh&fCJaJhhxOCJaJhh;_CJaJhhbCJaJhhh-CJaJhh5eCJaJhhCCJaJhhtCJaJhhLiCJaJmH sH hhbM+6CJaJhhqFi6CJaJhh? 6CJaJhh f6CJaJhhx6CJaJhhc6CJaJAAAAAAAAAAAABBCD4FFFFFHHII0J1JCJ߾yyky\Qhh%!CJaJhhIaNB*CJaJphhhIaN56CJaJhh0b6CJaJhhIaN6CJaJhhEV6CJaJhhq(rCJaJhhEVCJaJhh5eCJaJhh,CJaJhh&fCJaJhhM1CJaJhh)CJaJhhxOCJaJhh `]CJaJA\BCDRDD4FFG2HHI1J+KM$ pP^a$gd5e$ $ @$ x^$ `a$gd0b$ x^ `a$gd0b$$ x^$ `a$gdIaN $x^a$gd5e$ ^a$gdEV$ @ x^a$gdEVCJRJpJJJJJJ K$K)K+K1K7K?KKKKKKKKLLLiLvL~LLLLLLL꾳ꨝ|pdpp||Yhhh-CJaJhh5e5CJaJhhw5CJaJhhOCJaJhhwCJaJhhAHCJaJhhjCJaJhh5eCJaJhh:CJaJhhCJaJhh/_CJaJhh%V8CJaJhh&fCJaJhh%!CJaJhhU5CJaJ!LLLLLLLM MtM}MMMMNN*OOOPQQUQZQԾԦԏԏԄyiYNChh'CJaJhheCJaJhhnxa5CJaJmH sH hhe5CJaJmH sH hh?CJaJhhbM+CJaJhh$eCJaJhh5e5CJaJhh5CJaJhh_a5CJaJhh_aCJaJhhpNCJaJhh5eCJaJhhW:ECJaJhhCJaJhhbCJaJM*OPQSFTT UOUhUqS$ & F $ @ @ d^@ `a$gd $ & F 2 $ d^$ `a$gd $ $ @$ ^$ `a$gdv- $x^a$gd $x^a$gdW$ & F @:x^:`a$gdW$ x^a$gdbM+ $P^a$gd5e ZQfQoQvQ{Q|QQQSSSTUUVV.VtVuVWXXȸ梗{ocScH=hhi`CJaJhhXCJaJhhX6CJaJmH sH hhX6CJaJhh.w86CJaJhhv-6CJaJmH sH hhv-6CJaJhh@RCJaJhhCJaJhh'CJaJhhe6CJaJmH sH hh 'aCJaJmH sH hh'CJaJmH sH hheCJaJhhLiCJaJmH sH hUUUUU.VwVVVVVVVVSWWX=Y $x^a$gdX$ & F @ @ d^@ `a$gd $ & F 2 2 d^2 `a$gd $ & F $ @ @ d^@ `a$gd XXXXXYY YYY+Y/Y0YCYDYGYHYYYYYYYYYZZZZZZZ\\\\\\ɾ߲ߏꚃx것lahh<CJaJhh$6CJaJhhtCJaJhht6CJaJhhpCJaJhhi`6CJaJhhp6CJaJhhX6CJaJhhUCJaJhh`CJaJhh CJaJhhXCJaJhhi`CJaJhhCJaJ%=YGYYYZZ\\]]m^vX$ & F hd^`a$gd $^a$gd$ @ dx^a$gdk $x^a$gd<$b^b`a$gdX$ b@k^k`a$gdJ $<^a$gdJ$ t@t^t`a$gdX $x^a$gd@R \]aaaabacagajakalaaaaaaaabbccccccc¶ΔΉ~sh]RG]~shhUCJaJhh CJaJhhpCJaJhh;aCJaJhhxFCJaJhh"CJaJhh[CJaJhh`CJaJhh 6CJaJhh CJaJhht6CJaJhhV6CJaJhhfCJaJhhk6CJaJmH sH hhk6CJaJhhkCJaJm^x__$```abcddhZ $x^a$gdA$ & F @^`a$gd $ @ dx^a$gd8 $x^a$gd;a$ & F pd^p`a$gd  & F pd^p`gd $ & F hd^`a$gd cccdddddd0eJeQeXeeeteeeeeeeeff%fwlwlwaVaVKahh>CJaJhhc cCJaJhhAwCJaJhh|CJaJhhA=CJaJhh^"3CJaJmH sH hhBCJaJmH sH hhgUCJaJmH sH hhCJaJhhNTCJaJmH sH hhNT5CJaJmH sH hhp5CJaJmH sH hhX6CJaJhhpCJaJdZeee g*g7g?gJgWg $$Ifa$gd$xx^a$gdY $ & Fa$gdA= $x^a$gdn %fDf[ffffffgg g)g*g6g7g>g?gIgJgVgWgXgbgcgqgrgggggggggggggggggɾwlwlhhICJaJhhaxCJOJQJaJhhICJOJQJaJhhYCJaJhhYCJOJQJaJhh!CJOJQJaJhhYCJaJhh|CJaJhh>CJaJhhAwCJaJhh'CJaJhh*CJaJ)WgXgcgrgggK???3 $$Ifa$gd $$Ifa$gdkdu$$Iflr I$p t0644 latytgggggg?333 $$Ifa$gdkdO$$Iflr I$p t0644 latyt $$Ifa$gdgggggg?33 $$Ifa$gdkd)$$Iflr I$p t0644 latyt $$Ifa$gdggggg3kd$$Iflr I$p t0644 latyt $$Ifa$gd $$Ifa$gdgghh h#h$h%h&hQhhhhh-iHigiiiii j j@jAjUjVjjjjɾxmxmxmxmbWhh|CJaJhhnCJaJhhm]CJaJhhm]CJOJQJaJhhvCJaJhh,CJaJhhWTCJaJhhc cCJaJhhm]CJaJhhACJaJhhAwCJaJhh`CJaJhhf`CJaJhh>CJaJhh/_CJaJg%h&hiiiii $$Ifa$gd $x^a$gdm] $^a$gdm] $x^a$gdAiiiiij j^RRRFF $$Ifa$gd $$Ifa$gdkd$$Ifl\ dp t0644 latyt j jj j4j:j@j^RRRFF $$Ifa$gd $$Ifa$gdkd$$Ifl\ dp t0644 latyt@jAjLjMjNjUj^RRFF $$Ifa$gd $$Ifa$gdkd$$Ifl\ dp t0644 latytUjVjjjml^PD6 $x^a$gd  $^a$gdm] $x^a$gdc ckdS$$Ifl\ dp t0644 latytjk(kGk[kkkkkkk"lGlTl\lmlllllllllllllllllɾ곾teVeVthhbCJOJQJaJhhRECJOJQJaJhhCJaJhhOSCJOJQJaJhhCJOJQJaJhhICJaJhh/_CJaJhh =CJaJhh|CJaJhhOCJaJhhCJaJhh,CJaJhhnCJaJhhfUCJaJmlvlllllll?kd $$Iflr z !&~ b t0644 latyt $$Ifa$gdllllll3kd $$Iflr z !&~ b t0644 latyt $$Ifa$gd $$Ifa$gdllmm m!m"m $$Ifa$gd $$Ifa$gd $$Ifa$gdlmmmmmmm"m#mImRmTmUmVm`memym~mmmmmmmmmmmmmmmn'n@nEn񪹪񪹪񟗌}rg\hh 6CJaJhhJCJaJhhzGCJaJhheB*CJaJphhheCJaJhCJaJhh|CJaJhhbCJOJQJaJhhCJOJQJaJhhCJaJhhRECJOJQJaJhhCJOJQJaJhh|CJOJQJaJ$"m#m+m5mImK?33 $$Ifa$gd $$Ifa$gdkd $$Iflr z !&~ b t0644 latytImSmTmUmVm?3 $$Ifa$gdkd $$Iflr z !&~ b t0644 latyt $$Ifa$gdVmommmmmm $$Ifa$gd $$Ifa$gdmmmorK;;)$ x^a$gde$ ^a$gd,kd $$Iflr z !&~ b t0644 latytEnFnenfnpnxnznnnnnnnoo+o,oLo[odomozo{oooooooooкꕤteZOZOZhh CJaJhhCJaJhhB*CJaJphhhCJaJhh@CJaJhh'kCJaJhh@hB*CJaJphhh,CJaJhhCJaJhhECJaJhhJCJaJhh,CJaJhheB*CJaJphhheCJaJhh#bCJaJooooo*pApFpPpQpppqqq&qLqqqqqqrrr1rrrrrrrߺꎃtiZhh1B*CJaJphhh,CJaJhh8=iB*CJaJphhh8=iCJaJhhR CJaJhh?CJaJhhl[CJaJhh/_CJaJhh|uCJaJhhD( B*CJaJphhhoHCJaJhh,CJaJhhD( CJaJhh jCJaJrsss7s8s9sdssssstttttt#t-t4t5tTtUt]tɾxi^ODhhxHoCJaJhhxHoB*CJaJphhhCJaJhh5B*CJaJphhh0CJaJhhUB*CJaJphhhUCJaJhhj2CJaJhhCJaJhh5CJaJhhR CJaJhh8=iCJaJhhCJaJhh DCJaJhh :CJaJhh`CJaJr9snt uDuuvw yz{P}g+$ T$x]$^`a$gd w $x^a$gd5 $x^a$gdD $x^a$gdgU $x^a$gdx $^a$gdM $ & Fa$gdM $x^a$gd>C $x^a$gd5$ x^a$gde ]t^tbtktltnttttttttttt u uuuuuuuuuuuuuuv v#v)vɾ|||||mbWhh kCJaJhhqUeCJaJhhV7B*CJaJphhh/ |CJaJhhV7CJaJhh DCJaJhh~vCJaJhhwCJaJhh CJaJhh>CCJaJhh5CJaJhhxjCJaJhhCJaJhhxHoCJaJhhM CJaJ")v*vIvJvVv_vovzv}v~vvwwwwwww&xLxXx`x|xxxxxx y yzozozozozcWczczKhhgU6CJaJhh@;5CJaJhhgU5CJaJhh@;CJaJhhgUCJaJhhxB*CJaJphhhxCJaJhhQ'"CJaJhh kCJaJhh!CJaJhh%+]CJaJhh!aCJaJhh!aB*CJaJphhhCJaJhh kB*CJaJph yyyzzzzzz-z.zSz`zhzzzzzzS{X{Z{^{b{n{w{{{{{{{{źxmbWh=0hxFCJaJh=0h"CJaJh=0hUCJaJh=0h CJaJh=0hUCJaJh=0h_;$CJaJh=0h`CJaJh=0h/_CJaJh=0h;OCJaJh=0hf`CJaJh=0hu}CJaJh=0h(CJaJh=0hh-CJaJh=0hDB*CJaJphh=0hDCJaJ {{{{{{||||} }}} }!}=}E}vgXI::h=0hf`CJaJmH!sH!h=0hu}CJaJmH!sH!h=0hbCJaJmH!sH!h=0h$CJaJmH!sH!h=0hh-CJaJmH!sH!h=0h/_CJaJmH!sH!h=0hCJaJmH!sH!h=0h(CJaJmH!sH!h=0h wCJaJmH!sH!h=0h)CJaJmH!sH!h=0h-8CJaJmH!sH!h=0hV7CJaJh=0h5CJaJh=0hCJaJE}K}N}O}P}_}~}}}}}}!~"~V~~~~~~~~ 349ĴӥӕwwhYwYwJwJwYwh=0hm/CJaJmHsHh=0hUCJaJmHsHh=0hT[CJaJmHsHh=0h VCJaJmHsHh=0h wCJaJmHsHh=0h w5CJaJmHsHh=0hgCJaJmH!sH!h=0h w5CJaJmH!sH!h=0h)CJaJmH!sH!h=0h wCJaJmH!sH!h=0hf`CJaJmH!sH!h=0h`CJaJmH!sH!P}}~~4taH+$ TP$x]$^a$gd5h$ ^a$gd5h+$ T$]$^`a$gd=0+$ Tp$p<]$^p`a$gd V+$ p$p<]$^p`a$gdT[+$ Tp$px]$^p`a$gd V+$ T$x]$^`a$gd w9:z{!"8[Āⴧyj[Ly[=h=0hxFCJaJmHsHh=0hUCJaJmHsHh=0h CJaJmHsHh=0h CJaJmHsHh=0huCJaJmHsHh=0h wCJaJmHsHh=0h w5CJaJmHsHh=05CJaJmHsHh=0hi-5CJaJmHsHh=0hm/CJaJmHsHh=0hCJaJmHsHh=0h VCJaJmHsHh=0h`CJaJmHsHĀBkq#ྭzizZG8h=0hCJaJmH sH %h=0hB*CJaJmH phsH h=0hSCJaJmH sH  h=0h@CJaJmH sH  h=0hu@CJaJmH sH  h=0hU@CJaJmHsH h=0h$@CJaJmHsH h=0hHv@CJaJmHsH h=0h @CJaJmHsH h=0h;O@CJaJmHsH h=0hu@CJaJmHsHh=0huCJaJmHsH#+,ms|Ͼzk\M\>))h=0h w@B*CJaJmH phsH h=0h@&CJaJmH sH h=0h`CJaJmH sH h=0hf`CJaJmH sH h=0huCJaJmH sH  h=0hf`@CJaJmH sH  h=0hu}@CJaJmH sH  h=0hb@CJaJmH sH  h=0h$@CJaJmH sH  h=0hh-@CJaJmH sH  h=0hu@CJaJmH sH  h=0ho\k@CJaJmH sH h=0h/_CJaJmH sH ‚ĂłǂȂ΂ςЂ҂ӂقڂ܂݂ނ ygygWgygyghU6CJ]aJmHnHu#jhkh-6CJU]aJhkh-6CJ]aJ h-5CJ hU0JB*mHnHphuh-0JB*phjh-0JB*Uphh- h-0Jjh-0JUhK)OjhK)OUhBshxjmHsHh=0h5hCJaJmHsHh=0huCJaJmH sH "ÂĂƂǂЂт҂ނ߂/01234+$ TP$x]$^a$gd5hgdD$:]:a$&`#$ ()./01234͞}yumi^hBshxjmHsHh7h-CJaJhK)Oh-&hkh-0J6CJ]aJmH sH h*0J6CJ]aJ h-0J6CJ]aJmH sH  he"0J6CJ]aJmH sH h-0J6CJ]aJhkh-0J6CJ]aJ#jhkh-6CJU]aJhU6CJ]aJmHnHu8 00&P:pqx2/ I!"#$% $$If!vh5}5k55[#v}#vk#v#v[:V l t 6`06,5/ ytzL$$If!vh5}5k55[#v}#vk#v#v[:V l t 6`065/ ytzL$$If!vh5}5k55[#v}#vk#v#v[:V lk t 6`065/ ytzL$$Ift!vh555~5T5_#v#v#v~#vT#v_:V l t0655p555atyt$$Ift!vh555~5T5_#v#v#v~#vT#v_:V l t0655p555atyt$$Ift!vh555~5T5_#v#v#v~#vT#v_:V l t0655p555atyt$$Ift!vh555~5T5_#v#v#v~#vT#v_:V l t0655p555atyt$$Ift!vh55p55#v#vp#v#v:V l t0655p55/ atyt$$Ift!vh55p55#v#vp#v#v:V l t0655p55/ atyt$$Ift!vh55p55#v#vp#v#v:V l t0655p55/ atyt$$Ift!vh55p55#v#vp#v#v:V l t0655p55atyt$$Ift!vh55~ 5b55#v#v~ #vb#v#v:V l t0655~ 5b55/ atyt$$Ift!vh55~ 5b55#v#v~ #vb#v#v:V l t0655~ 5b55/ atyt$$Ift!vh55~ 5b55#v#v~ #vb#v#v:V l t0655~ 5b55/ / atyt$$Ift!vh55~ 5b55#v#v~ #vb#v#v:V l t0655~ 5b55/ atyt$$Ift!vh55~ 5b55#v#v~ #vb#v#v:V l t0655~ 5b55/ / atyt0P@P Normal @@@dCJ_HmH!sH!tH R@R  Heading 1 $<5CJKHOJQJkHZ@Z  Heading 2&$$ $ x@&^a$5CJX@X  Heading 3!$$ x@&^a$ 56CJV@V  Heading 4!$ @@@&]5CJr@r  Heading 5=$$ @@TR&d@&]^T`Ra$5CJZ@Z  Heading 6&$$ $ $ x@&^$ a$5CJV@V  Heading 7!$$ x@&^a$>*CJX@X  Heading 8#$$ d@&a$>*CJD @D  Heading 9 $@&^>*CJDA@D Default Paragraph FontVi@V  Table Normal :V 44 la (k(No List 4@4 Header  !4 @4 Footer  !.)@. Page Number>'!> Comment ReferenceCJJO2J Style1 @@^CJ,O1B, Style2OAR Style3t & F+ >Th-^+ `,OQb, Style40Oar0 Style5 88  Comment TextCJfC@f Body Text Indent($ @D^`Da$CJbR@b Body Text Indent 2, Char$x^a$CJjS@j Body Text Indent 3'$ @@=^`=a$CJNP@N / Body Text 2$ da$CJHQ@H Body Text 3d CJVJ@V Subtitle$ da$5CJmH sH uB@ .$Body Text, Char Char Char, Char Char$ da$CJmH sH u6U@6 Hyperlink >*B*phxT@x Block Text1!$ Td]^T`a$CJOJQJmH sH uFO"F Style"1$7$8$H$_HaJmH sH tH R"@R >Caption#$ Tx^Ta$ 5CJ\~C~ M Table Grid7:V$0$ @@@dNOQN 0Character Style 1CJOJQJ^JaJNOaN 0Character Style 2CJOJQJ^JaJFOrF 0Style 1'1$7$8$H$_HmH sH tH VOV 0Style 4($1$7$8$a$OJQJ^J_HmH sH tH NON Character Style 3CJOJQJ^JaJrOr Style 5-*$H1$7$8$]H^`a$OJQJ^J_HmH sH tH DOD MJ0Style 2 +1$7$8$_HmH sH tH ^O^ q0Style 3,$0D1$7$8$^0a$CJ_HaJmH sH tH @O@  List Paragraph -^pOp zW* Char Char Char Char, Char Char Char Char1CJBOB H  Char Char1CJ_HmH!sH!tH 4{4{;<Yp /79;=?GIKUW_aikuwojT u  y u ^ 0E;Y=slWK! #3$$9%%&!'r''-({((*+.. /Z//123445)5566l77788p89\:;<R<<4>>?2@@A1B+CE*GHIKFLL MOMhMMMMM.NwNNNNNNNNSOOP=QGQQQRRTTUUmVxWW$XXXYZ[\\Z]]] _*_7_?_J_W_X_c_r_________________%`&`aaaaaaaaab b bb b4b:b@bAbLbMbNbUbVbbbmdvdddddddddddddee e!e"e#e+e5eIeSeTeUeVeoeeeeeeeegj9knl mDmmno qrsPuuvv4wxzzzzzzzzzzzzzzzzz{/{0{1{2{5{0000000 @0@0 @0@0 @0@0 @0 @0@0@0@0@0@0 @0@0@0@0@0@0 @0@0@0@0@0@0 @0@0@0@0@0@0 @0 @0 @0 @0 @0 @0 000000000000 0 000000 0 0 0 0 0 0000000000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 000 000000000 0 0 0 0 0 0 00000000000000000000000000000000000000000 00000 0 0 M 0 M 0 M 0 M 0 M 0 M 0 0.N 0.N 0.N 0.N 0.N 0.N 0.N 0.N 0.N00000000000 0 0 0 0 0 0 000 000 0 000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0000 0 0 0 0 0 00 0 0 0 0 00 0 0 0 0 0 0 0 0 0000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 00 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 000 0 0 0 0 000000 0 000000+0+0+0+0+0+0+00+00000@000@000@00000@0@0@0@000t@0@00000x000n5{00@0 00@l0 000@> 00 ''uuux w1E~ Z#4$'3<9>ACJLZQX\c%fgjlEnor]t)v y{E}9Ā# 4BEKMOPQRTUVXZ\]_`bdfhjouy~ / j !'2<AMhU=Ym^dWgggggi j@jUjmlll"mImVmmrP}4CFGHIJLNSWY[^acegiklmnpqrstvwxz{|}3D !29<CNQx!!t!8@0(  B S  ?4{$*46:<XYdkop~/7?GKUW_aikuwvw  (+9:nq23XYS T i j s u      w y ~ t { ~ ] d ~ ~ CD-001UWkl;=ARZ]flx|xCExNPx}x}$+;DM\iqtxz~).AHYaqv&-=EFKLWXcdjs{|xz  ,?GSZlx-AHLPUWat{bix~KTx!_cdjpyx !"!8!>!r!t!x!!!!!!&")"+"2"?"E"h"m"x""""""P#U#o#q#s#~########$!$&$0$3$4$:$S$W$X$]$x$$$$$$$$$$%#%-%9%:%@%x%{%%%&&x&&!'*'r'{'''-(7(x({(((((( ))) )&)x)}) **G*O*x*{*****n+p+x+{+++++++++x,},,,,,6-9-x-{--- ....x.}......// /!/,/Z/^/x//////000050D0Q0^0c0x00"1'1A1C1E1P1W1[1q1v1x11111162A2x2z222222343=3r3t3x3z333333333W4]4_4f4n4q4t4z4444444444455(5+575>5F5I5J5O5S5Y5h5i55555555596:666k7l77788888888^9e9j9p9q9w9999999999999Z:\:z;{;;;Z=[=3>6>Z>[>>>>>Z?[?2@6@[@_@@@@@@@[A`AAA0B7BCBGBRB[BpBwBBBBBBBBBBBBBBBBBBBC C#C%C)C+C?C@CCCCCCCCCDD DDDD$D(D.D3D:D?DPDaDiDlDrDxD~DDDDDDDDDDDDDDEE EE$E(EtE~EEEEEEEFF$F-F$G*G0G_D_I_Q_V___b_k_q_v_______________```&`/`8`Q`\`````````-a/aHaQagaiaaaaaaaaaaaaaab bbbbb$b/b4b:bAbKbVbbbbbcc(c1cGcIc[caccccccc"d&d/d2dGdOdTd^dmdrdudddddddddddddddddddde eeee#e*e0e5e9eIeOeReZe`egeoeseyeeeeeeeeeeff@fAfEfFfefffxfzfffffgg+g,gmgugzgggggggggggggh*h0hAhGhPh^hhhiiii&i*i/i3i:iAiKiNiiiiiiij jj$j/j1jjjjjjjjkkk/k4k7k9kdknkkkkkkkkkkkklll#l.l/l5lTl^lblnllllllllllm m m/m2mDmKmmmmmmmmmmmmmmnn n)n3nInRnVn`nonnnno oooo$o.o2oSo[o`oionowoooooooooopp pp&p/p6pKpSpXpbppppppp q qqqr rrr-r.rSrTrhrirrrrrXsZs^soswszssssssssstttt u uuuuu u!uKuLuNuPu_u`u~uuuuuu!v0vVvcvvvvvvvvvvw ww$w(w3w6w9wHwzwwwwwwwwwwwwx"x8x9x[x\xxxxxxxxxqyryyyyyyyzz+z,zsztzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz{{{({){.{0{1{5{:<XYop .7?GKUW_aikuwnqijS T t u   x y t u ] ^ /0DE;klVWJK ! ##2$3$$$8%9%%%&& '!'q'r''',(-(z({(((**++ ..../ /Y/Z///112233444455(5)5556666k7l77788o8p899[:\:;;<<Q<R<<<3>4>>>????1@2@5@6@@@@@AA0B1B*C+CEE)G*GHHIIKKELFLLL M MNMOMgMhMMMMMMMMM-N.NvNwNNNNNNNNNNNNNNNROSOOOPP_?_I_J_V_X_b_c_q_r___________________$`&`aaaaaaaaaaaaaaaabbb bbbb b3b4b9b:b?bAbKbNbTbVbbbldmdudvdddddddddddddddddddeee#e*e+e4e5eHeIeReVeneoeeeeeggjj8k9kmlnl m mCmDmmm~nnoo q qrrssOuPuuuuuvv!v"vvv3w6w9w:wxxzzzzzzzzzzzzzzzzz{.{0{1{5{33Y5h5*6969999BBBB q qxxxx!x"xzzzzzzzzzzzzzzzzzzz{{/{/{0{1{5{Y5h5*6969999BBBB q qxxxx!x"xzzzzzzzzzzzzzzz{{/{/{0{1{5{&k@K[s"$u\߂(OvSr3[m`|VOs5"m|Qk+ Qd-0nq3/:Y2O 2h2w;ZFG<ʘJ",G~qI *[Z" H4ZX$S&N`$Gi@ jq[js1!Au8jo|ufERu}ZyX|{"Ħ(~>uLh ^`hH.h^`OJPJQJ^Jo(hH-h pLp^p`LhH.h @ @ ^@ `hH.h ^`hH.h L^`LhH.h ^`hH.h ^`hH.h PLP^P`LhH.@ ^@ `@CJo(hH. ^`hH. pL^p`LhH. @ ^@ `hH. ^`hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. PL^P`LhH.pp^p`o()h@ @ ^@ `@CJo(hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. L^`LhH. PP^P`hH.   ^ `hH. L^`LhH.p^p`o(. @ ^@ `hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. L^`LhH. P^P`hH.  ^ `hH. L^`LhH.$ ^$ `o(.  ^ `hH. L^`LhH. ^`hH. d^d`hH. 4L^4`LhH. ^`hH. ^`hH. L^`LhH.$ $ ^$ `o(. TT^T`hH. $ L$ ^$ `LhH.   ^ `hH. ^`hH. L^`LhH. dd^d`hH. 44^4`hH. L^`LhH.2 02 ^2 `0o(.0^`0o(.pLp^p`L.@ @ ^@ `.^`.L^`L.^`.^`.PLP^P`L.$ ^$ `o(.  ^ `hH. L^`LhH. ^`hH. d^d`hH. 4L^4`LhH. ^`hH. ^`hH. L^`LhH.@ ^@ `56o(hH. ^`hH. pL^p`LhH. @ ^@ `hH. ^`hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. PL^P`LhH.(^`(.p^p`o(. @ ^@ `hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. L^`LhH. P^P`hH.  ^ `hH. L^`LhH.l^`lo(DlD^D`lo(.0 00 ^0 `0o(..0^`0o(... ^`o( .... ^`o( ..... !`!^!``o( ...... p&`p&^p&``o(....... ,,^,`o(........ ^ `o(.  ^ `hH. xL^x`LhH. H^H`hH. ^`hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. X L^X `LhH.p^p`o(. @ ^@ `hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. L^`LhH. P^P`hH.  ^ `hH. L^`LhH.(^`(OJPJQJ^Jo(hH. ^`hH. pL^p`LhH. @ ^@ `hH. ^`hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. PL^P`LhH.  0^ `0o(hH. ^`hH. pL^p`LhH. @ ^@ `hH. ^`hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. PL^P`LhH. hh^h`o(hH. 0^`0o(hH. pLp^p`Lo(hH. @ @ ^@ `o(hH. ^`o(hH. L^`Lo(hH. ^`o(hH. ^`o(hH. PLP^P`Lo(hH.pp^p`o(. @ @ ^@ `hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. L^`LhH. PP^P`hH.   ^ `hH. L^`LhH.h  ^ `hH.h  ^ `hH.h L^`LhH.h V^V`hH.h &^&`hH.h L^`LhH.h ^`hH.h ^`hH.h f!L^f!`LhH.p^p`o(. @ ^@ `hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. L^`LhH. P^P`hH.  ^ `hH. L^`LhH.+ ^+ `o(.  ^ `hH. L^`LhH. ^`hH. k^k`hH. ;L^;`LhH.  ^ `hH. ^`hH. L^`LhH. 0^ `0o(. @ ^@ `hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. L^`LhH. P^P`hH.  ^ `hH. L^`LhH.pp^p`OJPJQJ^Jo(-@ @ ^@ `OJQJ^Jo(hHo^`OJQJo(hH^`OJQJo(hH^`OJQJ^Jo(hHo^`OJQJo(hHPP^P`OJQJo(hH  ^ `OJQJ^Jo(hHo^`OJQJo(hHh ^ `OJQJo(hHh\ ^\ `OJQJ^Jo(hHoh,^,`OJQJo(hHh^`OJQJo(hHh^`OJQJ^Jo(hHoh^`OJQJo(hHhl^l`OJQJo(hHh<^<`OJQJ^Jo(hHoh !^ !`OJQJo(hH(^`56B*CJOJQJo(phhH. ^`hH. L^`LhH. h^h`hH. 8^8`hH. L^`LhH.  ^ `hH.  ^ `hH. xL^x`LhH.pp^p`56B*o(ph. @ @ ^@ `hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. L^`LhH. PP^P`hH.   ^ `hH. L^`LhH.hh^h`o(.0^`0o(.pLp^p`L.@ @ ^@ `.^`.L^`L.^`.^`.PLP^P`L.2 ^2 `o(.  ^ `hH. L^`LhH. ^`hH. r^r`hH. BL^B`LhH. ^`hH. ^`hH.  L^ `LhH.*>*^*`>o(()^`o(.$ $ ^$ `o(. @ @ ^@ `hH. ^`hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. PLP^P`LhH. + ^+ `o(hH. ^`hH. pL^p`LhH. @ ^@ `hH. ^`hH. L^`LhH. ^`hH. ^`hH. PL^P`LhH.4ZERuk+|{Giu[5"OsQd-&N`*[ZY2(O2J",Gw;[mSZy(~Iq3/&k1!Au|uFG<[js j ж,       T>        X:4v       nL        "        $ްqT4        8"        L        0        c         j.y        *        8o                 B|        ,c<        bd        D @                 H        *        ]        zD6L      ֣`4        _v ffFE!'n)@DF]>a5h hh"%z7OX cj}'hSa5e(u}DW2G6;@;Z~^&S+CsHmv ("<mBFJ"j*3FKW&[Qkp4B&,44V7i=Jb,pHy)1 w!"7;-n q B \  >A ID qO S ^U  * ? G M +W   # =' D( . 2 7 p? rA O R X Kb yi p t  j  NM JS e6 | $;#@SU1gtup[r@@p  9dn"z<j6<@B@O@}M!3"+2AhJZi)v]y!p6E`hXS#^Ho&{H *-M\yzKeLzW ~#y/ $ Lvvxm5;d]tz`0YOsZ]!=KQ b&fno &0qe* 6D!DO\b f* U&-2M\:{o},2T<'W\Fdhm{ D ? + / C? q %!Z !!J!!P!Q!AZ!d!Q'"3"]"e"i"ql"^m"o"##r##?#`#7l#$_;$<$V$Z$%J%)%b.%4%\%r&=&B&GH&_&vb&y&{& "'0'5'>'M' (E (o7(9(Q(m())-)e.).)W)Qc)*m**"*'***,*0*@4*g*Ji*Bz*~*i+o ++?+A?+bM+8[+i+,, ,2,:,3E,DN,`,y, ---k-N-D-J-T-Y-i--s-/.0.P.R.-u..:/P/A /*/a3/%G/W/mZ/m/0$0lC0^0z0 0$1w1$1$1J1n17r1{v1%2,2o.2{<2B2P29i2j2qx2y23 !3^"3S?3J3ON3Q3| 4C94z?4cP4b4i4r4z4o525U5\X5^5d5j5~q5}560666h6s67B(787k7%V8t_8`8l8.w8{899w9>9c:*:-:n:By:X;];dj;{;:<<<C<(< -<B<V<[<`<&m<z<|<w= =A= =.==)=H=xv=>>a*>A>?7 ??X?k?o? q?r?w?+@@(@X@Y@a@%x@}@AAA=AAK A)A4AhEATAuUAlA`B}9Bk@B]B`BrBC>Cd_CtC D DD!D +D-Dh-DS6D@DbCDWDgDlDE EEE Eo4EW:E?EWE^`ExF*F\FGGb&G1G4GlHGPYGYdG{Gk~G^H]HgH^H$H`1HBHDH`OHVH`HoHyH\}HIZI!I%IS6I6IYDI3FIPI\IfI7qIrJ,JJ J)J*JMJUJ`J\cJdJ6K.BKbKL%FLSLbUL cLeL^lLzLX MMM$MDM]MsMwMN>NNx(N2N2NIaNtpNpNOK)O'>OTO[OcOhOiOsOOPI P-PC.Pq>PJPhPmP=QQ3)QZ6QX:Q@RR4R}RWROSS$Si&S^.S5S8FSNS[S^SeS@kSLySNTqTUU"Uj2U3UmOUYXUaUfUgUkU VEVkV"V2V;VAVfV)pVvV9!W4+W,W LWuOWNPW`PW_W lWX!XCXIXQX YYY5Y@YbiQbWbabukbevb3{b: ccc cA'c0c:4cxc}c d%AdEd1vy3v:vAvFvGvHvYv~v wwww "w%w'dwx]x!x+xO:xDxExHxHxdJxpix&pxhvxy y yy+y/@yAAyHyRyZy\y\}yRzIzw$zu&z (z*z{ {y{({-{Y0{ 3{$L{Z{[{^{b{/ ||3*|zx|x|}sw}z} ~`~ ~#~,0~4~R~^l~t~F`eDg3l^t ]."#13VY^ds9U (M11@IdW:Xklv}7AHbep-| G79\CYDOv! *6`BWTU4hw}O=0AlO{QQ`u,9AC[__zk7*M+7]:S_Try]g|Z:O[flt9 ".2>rd [*Yl[^dhlg9G=g z{*:"?I\KYM$05`,cSr W%,6@BU S4 R di-8 :A=BF,K'kquo&,WQ7" %#%}*B[`evyy_!72<CsH[!')>3t0/eew|?}Y-&RYeVixn|!"&)ckuyL8q"|&`0!3B@AIYgxxM"JijRk\l|u>",BEgEEOGJL R Uxx Zb\f j'kzrBs .]7npt47QFCOV_nqvy /2;NG`efM "DzU`w|  ; */T5 A-CRVHY(dAw.#1 =_gE*R1S!^v?ylzF!.4Wnt\(p=@p}T E (,<:>;FIb-r~ U'D(}HrVY\H$ 123457;*Gk[o`ww 5(~-6=JJsXj[&@ fLw LSZY[` hn@ P%PZemr t}:*FI}I)LIlq_P Gi48DGXRc FVx|p7>_ @!6GS\ ^eg( QLVV `g m%,2<AUK]ct|{TP "$214Jeu| -CS_hoY &67AHT^lU q$(<PBu9z% rD~NWRsaxR,>IxOy?]&)/&;ErT+Vjkw'@)BGqMOCIWas9uMQV 1GM R\bye8k|:Qm]_lz !]"@x'|~}tw-8>OTuDF0b^osW}{!0*28DbK`ag| 8<ce4z~ y^EPePY_Rfgpwz9 69Qd~y o||WN 1d6UXX^xWL;OUfncr|&6Xexj*mX|  "8@YEy#}+%i*-5Kp @8eg #'()?FxFPE>*)0s9!MXm`f!$<'RxegLl>G/}ghu}\(R.9oUUd|kUldouvM'14SwU^dhoy~.&*=9)]A'Cxjst @ 14@AEe^Z`i/kV#I(HNQk&OZ!a !D(?Uz|4*7rv'(59?Cf $%.Qb>hc}=Q ;--6NeO:Yf`vxp/Ga]] _*_7_?_J_W_X_c_r_________________&`aaaaaaaab b bb4b:b@bAbLbMbNbUbVbbmdvddddddddddddde e!e"e#e+e5eIeSeTeUeVeeeeeezz5{3333@\\192.3.1.199\Xerox Phaser 3125 PCL 6Ne04:winspoolXerox Phaser 3125 PCL 6\\192.3.1.199\Xerox Phaser 312  odXA4PRIVo  x6F4 !userUntitledddX2222222222\\192.3.1.199\Xerox Phaser 312  odXA4PRIVo  x6F4 !userUntitledddX22222222224{ @Unknown Gz Times New Roman5Symbol3& z Arial7&  VerdanaA& Arial Narrow5& zaTahoma9  Gulimt?5 z Courier New;Wingdings"1 hC;;3Qjh>Qjh>!4d}z}z 2qHX?{2 User NameIT                         Oh+'0p   , 8 DPX`h  User Name Normal.dotIT51Microsoft Office Word@ԭ@ r\y@m@ r\yQjh՜.+,D՜.+,4 hp  BPSP>}z'  TitleL :BSeries NumberB   !"#$%&'()*+,-./0123456789:;<=>?@ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ[\]^_`abcdefghijklmnopqrstuvwxyz{|}~     !"#$%&',Root Entry Fuy.Data 1TableTWordDocument:SummaryInformation(DocumentSummaryInformation8 CompObjq  FMicrosoft Office Word Document MSWordDocWord.Document.89q