ࡱ> [ ,bjbj ;vΐΐa$-00ss8DSz77MMM,,,$ H6,(,,,6ssMMK;;;,s8MM;,;;FlMyk6FTa0ޥ:Fԫ( ,,;,,,,,66 ;,,,,,,,,,,,,,,,,0 9: Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put.31357/PP/M.VI/99/2011 Jenis Pajak :Pajak Penghasilan Badan; Tahun Pajak:2009; Pokok Sengketa:bahwa yang menjadi pokok sengketa dalam sengketa banding ini adalah penerbitan Keputusan Tergugat Nomor: KEP-060/WPJ.19/BD.05/2010 tanggal 25 Januari 2010 mengenai Pengurangan Sanksi Administrasi atas Surat Tagihan Pajak Pajak Penghasilan Masa Pajak April 2009 Nomor: 00017/106/09/092/09 tanggal 11 Juni 2009 yang tidak disetujui Penggugat; Menurut Tergugat:bahwa Tergugat memberikan penjelasan sesuai dengan yang tertulis dalam Surat Tanggapan pada halaman 4 sampai dengan 12 di putusan; Menurut Penggugat:bahwa Penggugat memberikan penjelasan sesuai dengan yang tertulis dalam Surat Gugatan pada halaman 2 sampai dengan 4 di putusan ini serta sesuai dengan yang tertulis dalam Surat Bantahan pada halaman 12 sampai dengan 15 di putusan; Menurut Majelis:bahwa yang menjadi pokok sengketa dalam gugatan ini adalah pengenaan sanksi administrasi bunga Pasal 14 ayat (3) KUP dalam Keputusan Tergugat Nomor: KEP-060/WPJ.19/BD.05/2010 tanggal 25 Januari 2010 tentang Pengurangan Sanksi Administrasi atas Surat Tagihan Pajak Pajak Penghasilan Masa Pajak April 2009 Nomor: 00017/106/09/092/09 tanggal 11 Juni 2009; bahwa Tergugat menerbitkan Surat Nomor: S-227/WPJ.19/KP.0209/2009 tanggal 19 Mei 2009 tentang Penghitungan Angsuran PPh Pasal 25 mulai Masa Januari 2009 yang antara lain menegaskan sebagai berikut : - Kenaikan harga CPO di pasar termasuk dalam pengertian penghasilan teratur; - Keuntungan selisih kurs selain yang berasal dari utang piutang dalam mata uang asing termasuk dalam pengertian penghasilan teratur; bahwa dalam lampiran Surat Nomor: S-227/WPJ.19/KP.0209/2009 tanggal 19 Mei 2009 Tergugat memberikan perhitungan angsuran PPh Pasal 25 Tahun 2009 menurut Tergugat adalah sebagai berikut:  Uraian Angsuran PPh Pasal 25Cfm Wajib Pajak (Rp)Cfm Peneliti (Rp)Penghasilan sebagai dasar penghitungan angsuran 141.022.665.625423.323.601.802Kompensasi kerugian 00Penghasilan Kena Pajak 141.022.665.625423.323.601.802PPh yang terutang 39.486.346.480126.979.580.300Kredit Pajak tahun lalu yg dipotong pihak lain8.115.354.3708.115.354.370PPh yang harus dibayar sendiri 31.370.992.110118.864.225.930PPh Pasal 252.614.249.3439.905.352.161 bahwa untuk menagih kekurangan pembayaran angsuran PPh Pasal 25 Masa Pajak April 2009 Tergugat menerbitkan Surat Tagihan Pajak Pajak Penghasilan Masa Pajak April 2009 Nomor: 00017/106/09/092/09 tanggal 11 Juni 2009; bahwa dalam Surat Tagihan Pajak Pajak Penghasilan Masa Pajak April 2009 Nomor: 00017/106/09/092/09 tanggal 11 Juni 2009 Tergugat menetapkan jumlah yang masih harus dibayar adalah sebesar Rp.7.436.924.874,00 dengan rincian sebagai berikut: Pajak yang harus dibayarRp9.905.352.161,00Telah dibayar Rp2.614.249.343,00Pajak yang kurang dibayarRp7.291.102.818,00Sanksi Administrasi Pasal 14 ayat (3) KUPRp145.822.056,00Jumlah yang masih harus dibayarRp7.436.924.874,00 bahwa Penggugat tidak setuju dengan pengenaan sanksi administrasi bunga Pasal 14 ayat (3) KUP sebesar Rp.145.822.056,00 dengan alasan sebagai berikut: - Tergugat baru memberitahukan dan menetapkan besarnya angsuran Pajak Penghasilan Pasal 25 Tahun 2009 seharusnya sebesar Rp.9.905.352.161,00 pada tanggal 19 Mei 2009 (surat diterima oleh Penggugat pada tanggal 26 Mei 2009); - dengan demikian menurut Penggugat keterlambatan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 25 Masa Pajak April 2009 bukan merupakan kesalahan Penggugat, karena sampai dengan tanggal jatuh tempo pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 25 Masa Pajak April 2009 yaitu tanggal 15 Mei 2009, Tergugat belum menginformasikan bahwa Pajak Penghasilan Pasal 25 tahun 2009 yang dihitung oleh Penggugat dalam Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Badan Tahun 2008 tidak sesuai dengan perhitungan Tergugat; - karena keterlambatan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 25 Masa Pajak April 2009 bukan disebabkan oleh kesalahan Penggugat, maka sanksi administrasi Pasal 14 ayat (3) dalam Surat Tagihan Pajak Nomor: 00017/106/09/092/09 tanggal 11 Juni 2009 seharusnya dapat dihapuskan oleh Tergugat; bahwa menurut Tergugat, pengenaan sanksi administrasi Pasal 14 ayat (3) KUP dalam Surat Tagihan Pajak Nomor: 00017/106/09/092/09 tanggal 11 Juni 2009 sudah tepat dengan alasan sebagai berikut: - bahwa alasan Penggugat yang menyatakan bahwa keterlambatan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 25 Masa Pajak April 2009 bukan merupakan kesalahan Penggugat, melainkan karena keterlambatan Tergugat memberitahukan besarnya angsuran Pajak Penghasilan Pasal 25 Tahun Pajak 2009 tidak dapat diterima karena berdasarkan data Master File Penggugat dan Profil Utama Badan di Sistem Informasi Direktorat Jenderal Pajak, Penggugat terdaftar sebagai Wajib Pajak sejak 13 Juni 1990 sehingga dapat disimpulkan bahwa Penggugat sudah mempunyai pemahaman yang cukup atas hak dan kewajiban perpajakannya; - bahwa pemberitahuan besarnya angsuran Pajak Penghasilan Pasal 25 oleh Tergugat dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan yang baik kepada Penggugat dan untuk memudahkan Penggugat dalam menghitung dan menyetor Pajak Penghasilan Pasal 25 yang terutang. Selain itu, sebelumnya Tergugat telah menyampaikan Surat Nomor: S-097WPJ.19/KP.0209/2009 tanggal 12 Maret 2009 kepada Penggugat untuk meminta penjelasan mengenai perhitungan angsuran Pajak Penghasilan Pasal 25 yang telah dilakukan Penggugat dalam Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Badan Tahun Pajak 2008; - bahwa mengingat kenaikan harga CPO terkait dengan usaha pokok Penggugat yang termasuk dalam pengertian Penghasilan Teratur, maka menurut Tergugat tidak terdapat unsur kekhilafan atau bukan kesalahan Penggugat dalam penerbitan Surat Tagihan Pajak Pajak Penghasilan Nomor: 00017/106/09/092/09 tanggal 11 Juni 2009 Masa Pajak April 2009; bahwa Majelis berpendapat Tergugat dalam menerbitkan Surat Nomor: S-227/ WPJ.19/KP.0209/2009 tanggal 19 Mei 2009 mengenai Perhitungan Angsuran PPh Pasal 25 Mulai Masa Januari 2009, belum memenuhi standar perwujudan akuntabilitas dalam Sistem Informasi Perpajakan yang baik; bahwa dalam Pasal 2 angka (7) Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 184/PMK.03/2007 tanggal 28 Desember 2007 tentang Penentuan Tanggal Jatuh Tempo Pembayaran dan Penyetoran Pajak, Penentuan Tempat Pembayaran Pajak, dan Tata Cara Pembayaran, Penyetoran dan Pelaporan Pajak, Serta Tata Cara Pengangsuran dan Penundaan Pembayaran Pajak, dinyatakan: PPh Pasal 25 harus dibayar paling lama tanggal 15 (lima belas) bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir; bahwa oleh karena itu Majelis berpendapat pengenaan sanksi administrasi bunga Pasal 14 ayat (3) Undang-undang KUP sebesar Rp.145.822.056,00 harus dihapuskan, karena keterlambatan pembayaran PPh Pasal 25 Masa April 2009 tersebut bukan disebabkan kesalahan Penggugat, melainkan karena Tergugat sampai dengan tanggal jatuh tempo pembayaran PPh Pasal 25 Masa Pajak April 2009, yaitu tanggal 15 Mei 2009, Tergugat dalam hal ini KPP Wajib Pajak Besar Dua belum memberitahukan bahwa PPh Pasal 25 Tahun 2009 yang dihitung oleh Penggugat dalam SPT PPh Badan Tahun 2008 tidak sesuai dengan perhitungan Tergugat, dan Tergugat baru memberitahukan dan menetapkan besarnya angsuran PPh Pasal 25 Tahun 2009 seharusnya sebesar Rp 9.905.352.161,00 dengan Surat Nomor: S-227/ WPJ.19/KP.0209/2009 pada tanggal 19 Mei 2009 dan diterima oleh Penggugat tanggal 26 Mei 2009; bahwa Pasal 36 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007 mengatur: Direktur Jenderal Pajak dapat : a. mengurangkan atau menghapuskan sanksi administrasi berupa bunga, denda, dan kenaikan yang terutang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan dalam hal sanksi tersebut dikenakan karena kekhilafan Wajib Pajak atau bukan karena kesalahannya ; bahwa berdasarkan uraian tersebut Majelis berkesimpulan terdapat cukup alasan untuk mengabulkan seluruh permohonan gugatan Penggugat, sehingga pengenaan Sanksi Administrasi Pasal 14 ayat (3) KUP dalam Surat Tagihan Pajak Pajak Penghasilan Masa Pajak April 2009 Nomor: 00017/106/09/092/09 tanggal 11 Juni 2009 yaitu sebesar Rp.145.822.056,00 tidak dapat dipertahankan; Memperhatikan:Surat Gugatan Penggugat, Surat Tanggapan Tergugat, Surat Bantahan Penggugat, hasil pemeriksaan dan pembuktian dalam persidangan serta kesimpulan tersebut di atas; Mengingat:Undang-undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak; Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007; Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008; Memutuskan:Mengabulkan seluruh permohonan gugatan Penggugat terhadap Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor: KEP-060/WPJ.19/BD.05/2010 tanggal 25 Januari 2010 mengenai Pengurangan Sanksi Administrasi atas Surat Tagihan Pajak Pajak Penghasilan Masa Pajak April 2009 Nomor: 00017/106/09/092/09 tanggal 11 Juni 2009 dengan menghapuskan pengenaan sanksi administrasi Pasal 14 ayat (3) KUP sebesar Rp.145.822.056,00.      PAGE \* MERGEFORMAT 2 !:;=JKL]cefgstuy{|}3   F P Q ^ _ o ¾¾ر¾ؕzzqzqhghaJ haJh haJhD@aJmHsHh;MuhD@aJmHsHhiPhphDaJh;MuhDaJmHsHhD h;MuhD hiPaJhDihiPaJ hDaJh;MuhDaJhh.~5hiPhiP5h;Muh.~5,<=JLefgsuRhkd$$IflF Q'H Y t'    44 laytD&$If]^gd&"$If]"^gd& $If]^gdgd gd u{|} l[&"$If]"^gd& $If]^gdgdhkdx$$IflF Q'H Y t'    44 laytD&$If]^gd } }l[&$If]^gd&"$If]"^gd& $If]^gdgdhkd$$IflF Q'H Y t'    44 laytDo p { | } ~   N \ ] m n y z { | } % V ĵč{p{fh &h@]h@]mH sH  h@]h h!khh#h@]hX haJh haJhD@aJmHsHh;MuhD@aJmHsH hDaJ hiPaJh;MuhDaJ h;MuhDh;MuhDaJmHsHhDhghaJ haJ(} ~  { }l[&$If]^gd&"$If]"^gd& $If]^gdgdhkdh$$IflF Q'H Y t'    44 laytD{ | } }l```H$ 5$If^`5a$gd $$Ifa$gd&"$If]"^gd& $If]^gdgdhkd$$IflF Q'H Y t'    44 laytD KLMUksnZN $$Ifa$gd$$If]^a$gdgdhkdX$$IflF Q'H Y t'    44 laytD $$Ifa$gd$ 5$If^`5a$gdJKLMkl:;>?qr ()*+,l7ɿɿɿɿɿɿɿɿɿɯxxmhh@aJh!khaJmH!sH!haJmH!sH!h@]aJmH!sH! haJh;MuhaJhhD3h5@CJ]aJhD3h@]hD3h@CJ]aJhD h;MuhDh;MuhDmHsH h@]h@]mH sH (klm~~rffff $$Ifa$gd $$Ifa$gdkd$$IfTl40& t0644 laytTk_SS $$Ifa$gd $$Ifa$gdkdz$$IfTl4F&  t06    44 laytTmaUU $$Ifa$gd $$Ifa$gdkd4$$IfTlF& t06    44 laytT*:maUU $$Ifa$gd $$Ifa$gdkd$$IfTlF& t06    44 laytT:;<=>maUU $$Ifa$gd $$Ifa$gdkd$$IfTlF& t06    44 laytT>?RaqmaUU $$Ifa$gd $$Ifa$gdkdt$$IfTlF& t06    44 laytTqrmaUU $$Ifa$gd $$Ifa$gdkd&$$IfTlF& t06    44 laytTmaUU $$Ifa$gd $$Ifa$gdkd$$IfTlF& t06    44 laytT (maUU $$Ifa$gd $$Ifa$gdkd$$IfTlF& t06    44 laytT()*+,mhSB1&$If]^gd&"$If]"^gd& $If]^gdgdkdt $$IfTlF& t06    44 laytT#uui $$Ifa$gd $$Ifa$gdgdhkd& $$IflF Q'H Y t'    44 laytX&$If]^gdFIU`dgG]nqPmno/04~(G ƻƻ ha!h hgh h!kh hTh h 'h hhhhmH sH hmH sH  h[Zh haJh;MuhaJ hZ+hhD3h@]h h;Muh9#$36G| $$Ifa$gd $$Ifa$gdkkd $$IfTlF v& Rl t6    44 laytTGHbev| $$Ifa$gd $$Ifa$gdkkd $$IfTlF v& Rl  t6    44 laytTvw| $$Ifa$gd $$Ifa$gdkkd $$IfTlF v& Rl  t6    44 laytT| $$Ifa$gd $$Ifa$gdkkd7 $$IfTlF v& Rl  t6    44 laytTePzi]]II$h$If^h`a$gd $$Ifa$gd&"$If]"^gd& $If]^gdgdkkd $$IfTlF v& Rl  t6    44 laytTPno02   v!w!!!=%>%&& $$Ifa$gd$ T$Ifa$gd T$Ifgd$h$If^h`a$gd $$Ifa$gd$h$If^h`a$gd  BMNUV`!I!K!h!v!w!!!a"b"d"e"p"""K#W#j#k#n#r#$$=%>%%&&ĸ{hd]d] h hh$h Zjh@B*]mH!phsH! hZ+hh@B*]mH!phsH!$h%h@B*]mH!phsH!$h=h@B*]mH!phsH!h@B*]phh}h6@]mH!sH!h6@]h nh@] hhh Sh@] h@]$&&'&')'*'+'{''''''(q(|(((((((N)O)P)Q)R)U)[)\)^)ĽįĤxrrc\XxrxrhD h;MuhDh;MuhD@aJmHsH hDaJh;MuhDaJ h;Muhh;Muh@mHsH hZ+hhmH!sH!h!khmH!sH!h@h@]mH!sH! hhh@]mH!sH!h h@]mH!sH! h@]h ZjhB*ph h6h:Akh6h&&&*'+'(((((wr]L&"$If]"^gd& $If]^gdgdhkdQ $$IflF Q'H Y t'    44 laytX$h$If^h`a$gd $$Ifa$gd(P)Q)R)\)^))l[9"& & F( p=3=$1$If]^=`gd&"$If]"^gd& $If]^gdgdhkd $$IflF Q'H Y t'    44 laytD&$If]^gd^)))5*6*7*********0+a+b++++++++++O,Z,],^,_,`,a,b,d,e,g,h,߻ߒߒzpkc_c_chXjhXU hD5hDB*aJphhZ+haJ haJhk*NhaJ hk*Nhh?h5 hDaJh;MuhDaJhD h;MuhDh@aJmHsHhhD@aJmHsHhTwhDaJhhDhD@aJmHsHh1hDB*aJph%)7******up[J&"$If]"^gd& $If]^gdgdhkdA$$IflF Q'H Y t'    44 laytD"& & F( p=3=$1$If]^=`gd*_,`,a,c,d,f,g,i,j,l,m,n,o,ywwwwwwwwrwgdDG$gd?hkd$$IflF Q'H Y t'    44 laytD& 3$1$If]^gd h,j,k,m,n,o,p,,,,,,,,,,, hD5hp5h"'%hknh?mHnHuh@Ljh@LUh.  hDh"'%jhXUhXo,,,,,,,,G$gd?$a$9 0&P1h:pTw/ "I!"#$% v$$If!vh5H 55Y#vH #v#vY:V l t'5H 55YytDv$$If!vh5H 55Y#vH #v#vY:V l t'5H 55YytDv$$If!vh5H 55Y#vH #v#vY:V l t'5H 55YytDv$$If!vh5H 55Y#vH #v#vY:V l t'5H 55YytDv$$If!vh5H 55Y#vH #v#vY:V l t'5H 55YytDv$$If!vh5H 55Y#vH #v#vY:V l t'5H 55YytD$$If!vh55#v#v:V l4 t06+,55aytT$$If!vh555#v#v:V l4 t06+55/ aytT$$If!vh555#v#v:V l t0655/ aytT$$If!vh555#v#v:V l t0655/ / / aytT$$If!vh555#v#v:V l t0655/ / aytT$$If!vh555#v#v:V l t0655/ aytT$$If!vh555#v#v:V l t0655/ aytT$$If!vh555#v#v:V l t0655/ / / aytT$$If!vh555#v#v:V l t0655/ / / aytT$$If!vh555#v#v:V l t0655/ aytTv$$If!vh5H 55Y#vH #v#vY:V l t'5H 55YytX}$$If!vh5 5R5l #v #vR#vl :V l t65 5R5l aytT$$If!vh5 5R5l #v #vR#vl :V l t65 5R5l / aytT$$If!vh5 5R5l #v #vR#vl :V l t65 5R5l / aytT$$If!vh5 5R5l #v #vR#vl :V l t65 5R5l / aytT$$If!vh5 5R5l #v #vR#vl :V l t65 5R5l / aytTv$$If!vh5H 55Y#vH #v#vY:V l t'5H 55YytXv$$If!vh5H 55Y#vH #v#vY:V l t'5H 55YytDv$$If!vh5H 55Y#vH #v#vY:V l t'5H 55YytDv$$If!vh5H 55Y#vH #v#vY:V l t'5H 55YytD^* 02 0@P`p2( 0@P`p 0@P`p 0@P`p 0@P`p 0@P`p 0@P`p8XV~_HmH nH sH tH @`@ S&NormalCJ_HaJmH sH tH \\ [d% Heading 2$<@& 56CJOJQJ\]^JaJNN ] Heading 5 <@&56CJ\]aJNN S& Heading 6$$ $@&^a$aJDA D Default Paragraph FontRi@R  Table Normal4 l4a (k (No List 4@4 S&Header  !4 @4 )S&0Footer  !NPN S& Body Text 2$a$5CJ\aJmH!sH!HC"H S&Body Text Indenthx^hZR2Z S&Body Text Indent 2hdx*$^htH\SB\ S&Body Text Indent 3hx*$^h CJaJtH2B@R2 S& Body TextxN/aN S&Character Style 2CJOJQJ^JaJ\r\ S&Style 140d*$1$7$^0CJOJQJ^JaJtHFF S&Style 51$7$8$H$CJaJmH!sH!>O> Z/0Style 11$7$8$H$mH!sH!TT Z/Style 15$l1$7$8$]la$CJaJmH!sH!D/D Z/Character Style 18CJaJFF IlWStyle 21$7$8$H$CJaJmH!sH!JJ .^Style 4$1$7$8$a$CJaJmH!sH!B/B .^Character Style 4CJaJB/B .^Character Style 5CJaJ>> }QStyle 9 1$7$8$H$mH!sH!B/B }QCharacter Style 1CJaJJ"J Style 3"$l1$7$8$]la$mH!sH!j3j cY Table Grid7:V#0#DBD "'%Style 7$1$7$8$^mH!sH!:JR: ]Subtitle%$a$5aJJT@bJ e5k Block Text&$=]=^a$aJTrT [d%Style1' d^CJaJmH!sH!@>@ Title($a$5CJ OJQJaJ66 @L0 Footer CharCJaJPK![Content_Types].xmlj0Eжr(΢Iw},-j4 wP-t#bΙ{UTU^hd}㨫)*1P' ^W0)T9<l#$yi};~@(Hu* Dנz/0ǰ $ X3aZ,D0j~3߶b~i>3\`?/[G\!-Rk.sԻ..a濭?PK!֧6 _rels/.relsj0 }Q%v/C/}(h"O = C?hv=Ʌ%[xp{۵_Pѣ<1H0ORBdJE4b$q_6LR7`0̞O,En7Lib/SeеPK!kytheme/theme/themeManager.xml M @}w7c(EbˮCAǠҟ7՛K Y, e.|,H,lxɴIsQ}#Ր ֵ+!,^$j=GW)E+& 8PK!Ptheme/theme/theme1.xmlYOo6w toc'vuر-MniP@I}úama[إ4:lЯGRX^6؊>$ !)O^rC$y@/yH*񄴽)޵߻UDb`}"qۋJחX^)I`nEp)liV[]1M<OP6r=zgbIguSebORD۫qu gZo~ٺlAplxpT0+[}`jzAV2Fi@qv֬5\|ʜ̭NleXdsjcs7f W+Ն7`g ȘJj|h(KD- dXiJ؇(x$( :;˹! I_TS 1?E??ZBΪmU/?~xY'y5g&΋/ɋ>GMGeD3Vq%'#q$8K)fw9:ĵ x}rxwr:\TZaG*y8IjbRc|XŻǿI u3KGnD1NIBs RuK>V.EL+M2#'fi ~V vl{u8zH *:(W☕ ~JTe\O*tHGHY}KNP*ݾ˦TѼ9/#A7qZ$*c?qUnwN%Oi4 =3ڗP 1Pm \\9Mؓ2aD];Yt\[x]}Wr|]g- eW )6-rCSj id DЇAΜIqbJ#x꺃 6k#ASh&ʌt(Q%p%m&]caSl=X\P1Mh9MVdDAaVB[݈fJíP|8 քAV^f Hn- "d>znNJ ة>b&2vKyϼD:,AGm\nziÙ.uχYC6OMf3or$5NHT[XF64T,ќM0E)`#5XY`פ;%1U٥m;R>QD DcpU'&LE/pm%]8firS4d 7y\`JnίI R3U~7+׸#m qBiDi*L69mY&iHE=(K&N!V.KeLDĕ{D vEꦚdeNƟe(MN9ߜR6&3(a/DUz<{ˊYȳV)9Z[4^n5!J?Q3eBoCM m<.vpIYfZY_p[=al-Y}Nc͙ŋ4vfavl'SA8|*u{-ߟ0%M07%<ҍPK! ѐ'theme/theme/_rels/themeManager.xml.relsM 0wooӺ&݈Э5 6?$Q ,.aic21h:qm@RN;d`o7gK(M&$R(.1r'JЊT8V"AȻHu}|$b{P8g/]QAsم(#L[PK-![Content_Types].xmlPK-!֧6 +_rels/.relsPK-!kytheme/theme/themeManager.xmlPK-!Ptheme/theme/theme1.xmlPK-! ѐ' theme/theme/_rels/themeManager.xml.relsPK] $$v ,,,/o  &^)h,,+2369u } { k:>q(#GvP&()*o,, !"#$%&'()*,-./014578:&(/!8 @0(  B S  ?$=BCHLQR]^cglmr}$*23>?EFRSWX]^efklqr}~$%+19:?@EFOQUV]`fgmqst{  #$*089>?DEMNRSZ^dekoqry}%?V_  HMT^kq~*:CRaqy  , l q     7 <   # * 3 6 G N b e v ~ F J U d e g GL]cnrPR.mo .49:@AJPZ[`anoyz*+049:?EJKPQYZ`al~ #$)*349:CDMSXY]^abefop}   !+,56;<FGJKSTYZefkt|~   +,45:;FGLUZ[denotuz{ #$/079=>EFNOTU]^cdnostyz BHMV !& INhjtxaqKQW]jnrx=>CDIMQV[^klqty#)56:;GHNO[\bchjoqtu}  &+{  q } ! ! !!!!! !!!,!-!2!3!=!>!F!G!I!J!N!R![!^!k!l!q!u!z!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!"" " """!"""'"+"0"7"D"E"J"M"R"X"_"`"e"f"q"r"}"~"""""""""""""""""""""""""""######"###(#)#.#J#Q#U#\#b#j#k#v#w#}#~#########################$$$$$$ $!$-$.$3$7$;$D$K$a$a$c$c$d$d$f$g$i$j$l$m$$$$ |z JMTUjm}~)*9?QR`apr   ' ,       " $ 2 3 5 6 F H a b d e u w d e OPmo/  uw<+ a$a$c$c$d$d$f$g$i$j$l$m$$$$3&&*+ N!!5"6"""]$a$a$c$c$d$d$f$g$i$j$l$m$n$o$$$$$$$&&*+ N!!5"6"""]$a$a$c$c$d$d$f$g$i$j$l$m$n$o$$$$$'48"BEdL9I%h x<F~ !z^bKIST"_¾{?B!&Oo_! 3-*" 2ݦ1$V3 i:f8X?v@@J)5@a9AGGZBAB s;5CmSNCU #HPK&OYjSq3VK/s4Y+rY$nDZr~aK6>UA2 69M?z2  2 T2 R6 iB Vk @n Tm M T {d <* 5 A; M  |d g 2| M-MZ7|)>>5fqN}d. 6".?K"Qgv1:X"q97r =FXik|Tmt3_`mu}Q{C\jjW !!\!a!"f!"";">#4#/*#aM#]R#o#|z#\ $,5$D$"'%o@%Y%]c%[d%S&N!'('R'E(=(()()}b)x)***h/*e*#++M,0-#.X. /Z/./|/4%060x0B1"1+-1R1T1R2,2c2~2q3!4+G4* 5#5J5p5Q7498e8t8x8y8>9Y9S:1:2:m:o:;#;`;<!<2=>8>@";@s@ AVA>SB^fB?gPZgcg_ugQ)h2Uh{fhe ii)Gi_ieiuij_*jPjdWjvjdke5kAkexkK"l/lSl}Fm'Rmno(p*pM7p?:prbarHsr/3sSsIcsts&$tUtift`usvOw xwA.x2x4x8x_xynQ|}%}8}_}f}}{}.~^b..^$bv "`OIH\oF&;av- Z%xU~xWca66o5'oPF*A2O]mY_6cD:}y 'p ]8tm4"`Zmf 8t?1_tt @=At0#C$L,Ac_il(9(*y{knpa/8EO1i;Twq)Hx,Ig ,&{!x.]f@iPv3ENP\{ ")Vjt+ccz 2X7 |9?{rLf&=s}x=YsN0BF>oLTu:>+8PsW 8Di"0?dn`OiWm NLuk0Sx| m.C[#oKB_8;B 'K*h<V t:6 F}$Nu[[;8A<#SRV}:K]`S6ZO 1XYg +d4*!Q02?^J8Qgy,;~Sft(T4f-v N0zSFL(5*]D~Z%)<ob?@ABCEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ[\]^_`abcdefghijklmnopqrstuvwxyz{|}~Root Entry F4pData <1TableDWordDocument;vSummaryInformation(DocumentSummaryInformation8CompObjy  F'Microsoft Office Word 97-2003 Document MSWordDocWord.Document.89q